Pendidikan

SNBP 2026 Sudah Dibuka! Ini Daftar Jurusan Terketat yang Perlu Kamu Pertimbangkan

×

SNBP 2026 Sudah Dibuka! Ini Daftar Jurusan Terketat yang Perlu Kamu Pertimbangkan

Share this article

Himpasikom.id-Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi dimulai sejak awal Februari. Jalur ini kembali menjadi perhatian utama siswa kelas 12 karena menawarkan kesempatan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa tes tertulis, melainkan melalui rekam jejak akademik dan prestasi sekolah.

Namun di balik daya tariknya, SNBP dikenal sebagai jalur yang sangat kompetitif. Kuota penerimaan relatif terbatas dan hanya siswa yang dinyatakan eligible oleh sekolah yang bisa mengikuti seleksi. Karena itu, memahami tingkat persaingan jurusan menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan.

Data SNBP tahun sebelumnya memberikan gambaran nyata tentang jurusan mana yang paling sulit ditembus. Informasi ini bisa menjadi referensi strategis bagi peserta SNBP 2026 agar mampu menyusun pilihan yang realistis sekaligus sesuai minat.

Persaingan ketat di SNBP tahun sebelumnya

Pada pelaksanaan SNBP 2025, jumlah pendaftar mencapai lebih dari 776 ribu siswa dari seluruh Indonesia. Sementara itu, kursi yang tersedia di berbagai PTN hanya sekitar 155 ribu. Artinya, hanya sebagian kecil peserta yang berhasil lolos seleksi.

Baca Juga:  Batas Aktivasi Rekening PIP 2026 Sampai Kapan? Segera Daftarkan Sebelum Hangus

Dari ribuan program studi yang dibuka, terdapat sejumlah jurusan dengan tingkat keketatan ekstrem. Di jurusan ini, hanya belasan kursi yang tersedia untuk ribuan pendaftar. Rasio penerimaan yang sangat kecil inilah yang membuat jurusan tersebut masuk kategori paling kompetitif.

Mengetahui daftar jurusan terketat tidak berarti harus menghindarinya. Sebaliknya, informasi ini membantu calon mahasiswa memahami tantangan yang akan dihadapi dan menyiapkan strategi pendaftaran dengan lebih matang.

10 Jurusan Akademik Paling Ketat pada SNBP 2025

Berikut adalah jurusan akademik dengan tingkat persaingan tertinggi berdasarkan data SNBP tahun lalu. Tingkat keketatan yang sangat rendah menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil pendaftar yang berhasil diterima.

1. Ilmu Komunikasi – Universitas Negeri Jakarta

Jurusan ini menjadi salah satu yang paling kompetitif karena jumlah pendaftar sangat besar dibanding kursi yang tersedia. Popularitas bidang komunikasi dan prospek karier di media serta industri kreatif membuat persaingan sangat ketat.

2. Farmasi – Universitas Nusa Cendana

Minat tinggi terhadap bidang kesehatan menjadikan Farmasi sebagai jurusan favorit. Rasio penerimaan yang kecil memperlihatkan seleksi yang sangat kompetitif.

3. Keperawatan – Universitas Negeri Malang

Keperawatan terus menjadi pilihan utama siswa yang ingin berkarier di sektor kesehatan. Jumlah kursi yang terbatas meningkatkan tingkat persaingan.

4. Ilmu Komunikasi – Universitas Pendidikan Indonesia

Popularitas jurusan komunikasi kembali terlihat di kampus ini. Banyaknya pendaftar membuat peluang masuk menjadi sangat kecil.

5. Pendidikan Guru Sekolah Dasar – Universitas Sriwijaya

Jurusan ini menarik minat siswa yang ingin berkarier di dunia pendidikan. Tingginya pendaftar menunjukkan profesi guru masih diminati.

6. Keperawatan – Universitas Negeri Surabaya

Bidang kesehatan kembali mendominasi daftar jurusan ketat. Persaingan tinggi disebabkan oleh kombinasi reputasi kampus dan peluang kerja.

Baca Juga:  Greenland Masuk Negara Mana? Ini Jawaban Resmi yang Sering Disalahpahami

7. Farmasi – Universitas Mataram

Farmasi tetap menjadi jurusan dengan peminat besar. Kapasitas terbatas membuat tingkat seleksi sangat ketat.

8. Keperawatan – Universitas Mulawarman

Minat terhadap layanan kesehatan di wilayah ini juga tinggi, sehingga persaingan masuk jurusan ini sangat kompetitif.

9. Teknik Pertambangan – Universitas Hasanuddin

Satu-satunya jurusan teknik dalam daftar ini. Tingginya minat berkaitan dengan prospek kerja di sektor energi dan sumber daya alam.

10. Farmasi – UPN Veteran Jakarta

Jurusan ini melengkapi dominasi bidang kesehatan dalam daftar jurusan akademik paling ketat.

Secara umum, jurusan kesehatan, komunikasi, dan pendidikan mendominasi kategori akademik dengan persaingan tertinggi.

Jurusan Vokasi dengan Persaingan Paling Tinggi

Selain program akademik, jalur vokasi juga menunjukkan tingkat keketatan yang signifikan. Hal ini menandakan meningkatnya minat siswa terhadap pendidikan terapan yang langsung berorientasi pada dunia kerja.

1. Keperawatan Anestesiologi – Universitas Sebelas Maret

Menjadi jurusan vokasi paling ketat dengan rasio penerimaan sangat kecil. Spesialisasi kesehatan membuatnya sangat diminati.

2. Kebidanan – Universitas Padjadjaran

Jurusan ini menarik minat tinggi karena berfokus pada kesehatan ibu dan anak, bidang yang selalu dibutuhkan.

3. Administrasi Bisnis – Politeknik Negeri Bandung

Bidang bisnis terapan tetap menjadi favorit, terutama bagi siswa yang ingin cepat masuk dunia kerja.

4. Farmasi – Universitas Sebelas Maret

Program vokasi farmasi memberikan keterampilan praktis di bidang kesehatan, sehingga banyak diminati.

5. Teknik Informatika – Politeknik Negeri Bandung

Tingginya kebutuhan tenaga teknologi membuat jurusan ini sangat kompetitif.

6. Seni Kuliner dan Pengolahan Jasa Makanan – Universitas Negeri Jakarta

Jurusan ini diminati karena peluang karier di industri kuliner yang terus berkembang.

Baca Juga:  Cara Login LMS PPG Kemenag 2026 untuk Guru PAI dan Madrasah

7. Akuntansi – Politeknik Negeri Bandung

Keahlian akuntansi praktis menjadi bekal penting untuk berbagai sektor pekerjaan.

8. Keselamatan dan Kesehatan Kerja – Universitas Sebelas Maret

Jurusan ini semakin relevan seiring meningkatnya perhatian pada standar keselamatan industri.

9. Tata Boga – Universitas Negeri Yogyakarta

Minat terhadap industri makanan dan perhotelan membuat jurusan ini kompetitif.

10. Teknik Informatika – Politeknik Negeri Jakarta

Fokus pada keterampilan teknologi menjadikan jurusan ini pilihan favorit siswa vokasi.

Persaingan tinggi di jalur vokasi menunjukkan bahwa pendidikan berbasis keterampilan semakin menjadi pilihan strategis bagi siswa.

Mengapa jurusan tertentu sangat diminati?

Ada beberapa faktor yang membuat jurusan-jurusan tersebut memiliki tingkat persaingan tinggi.

  • Pertama adalah prospek karier. Bidang kesehatan, komunikasi, dan teknologi memiliki peluang kerja luas dan relatif stabil.
  • Kedua adalah reputasi perguruan tinggi. Jurusan yang berada di kampus dengan akreditasi dan fasilitas unggul cenderung menarik lebih banyak pendaftar.
  • Ketiga adalah tren minat siswa. Setiap tahun ada kecenderungan siswa memilih jurusan yang dianggap relevan dengan perkembangan industri.

Kombinasi faktor ini menciptakan lonjakan pendaftar yang jauh melebihi kapasitas kursi.

Ketentuan memilih jurusan di SNBP 2026

Selain memahami tingkat persaingan, peserta SNBP 2026 perlu mengetahui aturan pemilihan jurusan agar strategi pendaftaran tetap sesuai ketentuan.

Peserta yang dinyatakan eligible dapat memilih program studi di PTN akademik, vokasi, atau kombinasi keduanya.Setiap siswa diperbolehkan memilih maksimal dua jurusan dari satu atau dua PTN.

Jika memilih satu jurusan, peserta bebas menentukan PTN di provinsi mana pun. Namun jika memilih dua jurusan, salah satu harus berada di PTN yang satu provinsi dengan sekolah asal. Aturan ini bertujuan menjaga pemerataan akses pendidikan tinggi.

Memahami aturan ini penting agar pilihan jurusan tidak gugur secara administratif.

Strategi memilih jurusan SNBP

Melihat ketatnya persaingan, calon peserta sebaiknya tidak hanya berfokus pada jurusan populer. Strategi yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Menyesuaikan pilihan dengan rekam jejak nilai rapor dan prestasi.
  • Mempelajari rasio penerimaan tahun sebelumnya untuk mengukur peluang.
  • Mempertimbangkan jurusan alternatif yang masih sejalan dengan minat.
  • Mengutamakan jurusan yang benar-benar diminati agar motivasi belajar tetap tinggi.
  • Strategi ini membantu siswa membuat keputusan rasional tanpa mengabaikan cita-cita pribadi.

SNBP sebagai jalur strategis masuk PTN

SNBP menawarkan keuntungan karena seleksi berbasis prestasi akademik tanpa tes tertulis. Jalur ini menjadi kesempatan emas bagi siswa dengan konsistensi nilai yang baik sejak kelas 10.

Namun karena kuota terbatas, seleksi berlangsung sangat ketat. Oleh sebab itu, perencanaan matang menjadi kunci keberhasilan.

Penutup

Daftar jurusan terketat SNBP tahun sebelumnya memberikan gambaran nyata tentang tingkat persaingan masuk PTN. Jurusan kesehatan, komunikasi, pendidikan, dan teknologi mendominasi kategori paling kompetitif.

Bagi peserta SNBP 2026, informasi ini dapat menjadi panduan untuk menyusun strategi pemilihan jurusan yang lebih realistis. Memahami aturan seleksi, mengukur kemampuan akademik, serta mempertimbangkan peluang menjadi langkah penting sebelum mendaftar.

Pada akhirnya, tujuan utama bukan sekadar lolos seleksi, tetapi memilih jurusan yang mendukung perkembangan akademik dan karier di masa depan.