ASN

Kuliah Gratis dan Langsung Jadi CPNS, 2 Sekolah Kedinasan Baru Siap Dibuka 2026

×

Kuliah Gratis dan Langsung Jadi CPNS, 2 Sekolah Kedinasan Baru Siap Dibuka 2026

Share this article

Himpasikom.id-Kabar baik untuk kamu yang menargetkan karier sebagai aparatur negara. Tahun 2026 peluang lolos sekolah kedinasan semakin terbuka lebar karena ada dua kampus baru yang disiapkan pemerintah.

Selama ini, persaingan masuk sekolah kedinasan dikenal sangat ketat. Jumlah pendaftar bisa mencapai ratusan ribu, sementara kuota terbatas.

Namun perubahan struktur kementerian membuka kesempatan baru. Artinya, peluang untuk lulus dan diangkat menjadi CPNS kini makin besar.

Kenapa Sekolah Kedinasan Selalu Jadi Rebutan?

Sekolah kedinasan hampir setara dengan seleksi masuk PTN favorit dari sisi persaingan. Bedanya, lulusan sekolah kedinasan langsung diangkat menjadi CPNS.

Keunggulan ini membuat banyak siswa SMA hingga lulusan gap year menargetkannya sejak awal.

Selain itu, pendidikan di sekolah kedinasan tidak dipungut biaya kuliah. Mahasiswa atau taruna juga mendapatkan fasilitas asrama dan sistem pembinaan yang terstruktur.

Karena itulah setiap pembukaan pendaftaran selalu memicu lonjakan trafik di portal resmi.

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Terpusat di Portal BKN

Setiap tahun, pendaftaran dilakukan secara serentak melalui portal resmi milik Badan Kepegawaian Negara atau BKN.

Portal resminya bisa diakses melalui:
https://dikdin.bkn.go.id

Dalam beberapa tahun terakhir, seleksi biasanya dibuka antara bulan Mei hingga Juni.

Tahun sebelumnya, terdapat 29 sekolah kedinasan dari tujuh kementerian yang membuka formasi. Dengan hadirnya dua kampus baru, potensi kuota bisa bertambah signifikan.

2 Sekolah Kedinasan Baru 2026 Siap Dibuka

Perubahan besar terjadi setelah restrukturisasi kementerian. Presiden memecah Kementerian Hukum dan HAM menjadi tiga kementerian terpisah.

Kini ada:

  • Kementerian Hukum
  • Kementerian Hak Asasi Manusia
  • Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Dari perubahan inilah muncul dua sekolah kedinasan baru.

1. Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin)

Politeknik Pengayoman Indonesia atau Poltekpin merupakan hasil peleburan dua kampus sebelumnya, yaitu Poltekip dan Poltekim.

Kini Poltekpin berada di bawah kewenangan Kementerian Hukum.

Persiapan pembukaan dilakukan secara matang, termasuk penataan kelembagaan, pengalihan SDM, hingga pengembangan sarana pendidikan.

Empat program studi Hukum Terapan telah mendapat izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Target penerimaan mahasiswa baru direncanakan pada akhir Maret, dengan total kuota sekitar 200 calon mahasiswa.

Ini menjadi peluang besar bagi kamu yang ingin berkarier di bidang hukum dan pengayoman.

2. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas)

Image

Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Poltek Imipas menjadi langkah strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menyiapkan SDM profesional.

Sekretaris Jenderal kementerian menyampaikan bahwa izin pembukaan program studi sudah diterbitkan.

Dengan terbitnya keputusan tersebut dan regulasi organisasi yang telah ditandatangani, kampus ini siap dikelola kembali sesuai struktur kementerian terbaru.

Penyesuaian status ini penting agar tetap selaras dengan regulasi dan kebutuhan instansi.

Apa Dampaknya bagi Calon Pendaftar?

Hadirnya dua sekolah kedinasan baru berarti ada tambahan formasi dan peluang seleksi.

Meski kuota belum diumumkan secara keseluruhan, tambahan 200 kursi di Poltekpin saja sudah membuka peluang baru.

Jika Poltek Imipas juga membuka kuota signifikan, total peluang bisa meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Bagi pejuang CPNS, ini momentum penting yang tidak boleh dilewatkan.

Strategi Agar Lolos Sekolah Kedinasan 2026

Persaingan tetap ketat meski kuota bertambah. Karena itu kamu perlu strategi yang tepat sejak sekarang.

Berikut langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Pantau pengumuman resmi di portal BKN
  • Siapkan dokumen sejak dini
  • Latihan soal SKD berbasis CAT
  • Jaga kesehatan fisik untuk tes kebugaran
  • Pelajari profil dan visi misi instansi tujuan

Banyak peserta gagal bukan karena kurang pintar, tetapi kurang persiapan.

Konsistensi belajar dan disiplin latihan sangat menentukan hasil akhir.

Tahapan Seleksi yang Perlu Dipahami

  • Umumnya seleksi sekolah kedinasan terdiri dari beberapa tahap.
  • Pertama, seleksi administrasi untuk memastikan kelengkapan dokumen.
  • Kedua, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem CAT.
  • Ketiga, tes lanjutan seperti psikotes, kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara sesuai instansi.
  • Memahami tahapan ini membantu kamu mempersiapkan diri lebih fokus.

Kenapa Peluang 2026 Disebut Lebih Besar?

Ada dua faktor utama.

  • Pertama, penambahan sekolah kedinasan baru otomatis memperluas formasi.
  • Kedua, restrukturisasi kementerian membuka kebutuhan SDM baru yang harus segera dipenuhi.

Artinya, kebutuhan pegawai di sektor hukum, imigrasi, dan pemasyarakatan meningkat.

Ini bisa menjadi momentum emas bagi lulusan SMA dan sederajat yang ingin jalur karier stabil.

Hal Penting yang Jarang Disadari

Banyak orang hanya fokus pada kuota. Padahal distribusi peminat juga menentukan peluang.

Jika sebagian besar peserta masih terfokus pada sekolah kedinasan lama, kampus baru bisa menjadi peluang strategis.

Selain itu, memahami karakter instansi dan budaya kerja juga penting agar tidak salah memilih.

Pilih sekolah sesuai minat dan kemampuan, bukan hanya karena populer.

Kesimpulan

Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi calon taruna sekolah kedinasan. Hadirnya Politeknik Pengayoman Indonesia dan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan membuka peluang lebih besar untuk lulus dan diangkat menjadi CPNS.

Meski persaingan tetap ketat, tambahan formasi memberi harapan baru.

Kunci utamanya ada pada persiapan sejak dini, konsistensi belajar, dan strategi memilih instansi yang tepat.

Jika dimanfaatkan dengan baik, peluang lolos sekolah kedinasan 2026 bisa menjadi langkah awal menuju karier sebagai aparatur negara yang profesional dan berdedikasi.