Bansos

Bansos Cair Jelang Ramadhan 2026, Pemerintah Siapkan Rp39,8 Triliun, Ini Daftar Bantuan yang Akan Diterima KPM

×

Bansos Cair Jelang Ramadhan 2026, Pemerintah Siapkan Rp39,8 Triliun, Ini Daftar Bantuan yang Akan Diterima KPM

Share this article

Kementerian Sosial (Kemensos) membawa kabar baik bagi masyarakat menjelang Ramadhan 2026. Pemerintah memastikan bantuan sosial (bansos) akan kembali disalurkan kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp39,8 triliun. Dana ini akan digunakan untuk mendistribusikan berbagai jenis bansos guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama bagi keluarga yang masuk dalam kategori rentan dan membutuhkan bantuan ekonomi.

Pemerintah Fokus Salurkan Bansos Jelang Ramadhan

Ramadhan merupakan momen penting yang biasanya diiringi dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga. Pemerintah melalui Kemensos memastikan bansos tetap disalurkan tepat waktu agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar.

Selain membantu ekonomi keluarga, bansos juga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah agar bansos tersalurkan secara tepat sasaran.

Pendamping sosial di berbagai daerah telah dikerahkan untuk membantu proses pemutakhiran data penerima manfaat.

Bansos PKH dan BPNT Jadi Prioritas Utama

Salah satu bansos utama yang akan disalurkan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program ini merupakan bantuan reguler yang rutin diberikan kepada KPM.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp17,5 triliun untuk penyaluran kedua bansos tersebut.

Bantuan BPNT Cair Rp600 Ribu Sekaligus

Penerima BPNT akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000. Dana ini diberikan untuk periode tiga bulan sekaligus.

Bantuan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok seperti:

  • Beras
  • Telur
  • Daging
  • Kebutuhan pokok lainnya

BPNT membantu memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi selama Ramadhan.

Bantuan PKH dengan Nominal Berbeda

Berbeda dengan BPNT, bantuan PKH memiliki nominal yang bervariasi tergantung kategori penerima.

Kategori penerima PKH meliputi:

  • Ibu hamil
  • Anak sekolah
  • Lansia
  • Penyandang disabilitas

Besaran bantuan disesuaikan dengan komponen yang dimiliki oleh setiap keluarga penerima manfaat.

Bansos Adaptif untuk Korban Bencana Alam

Selain bansos reguler, pemerintah juga menyalurkan bansos adaptif bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

Beberapa wilayah di Indonesia, seperti Sumatra dan Jawa Barat, mengalami bencana yang berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.

Bansos adaptif diberikan untuk membantu korban memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Tujuan utama bantuan ini adalah memastikan masyarakat terdampak tetap dapat menjalani kehidupan dengan layak, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran.

Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial Juga Disalurkan

Pemerintah juga menyalurkan bantuan melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi).

Program ini ditujukan bagi kelompok rentan, seperti:

  • Lansia
  • Penyandang disabilitas
  • Anak yatim piatu

Total anggaran untuk program ini mencapai Rp20 triliun.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu kelompok rentan memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Selain bantuan finansial, program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan sosial penerima.

Pendamping Sosial Dikerahkan untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Kemensos memastikan bahwa bansos disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Untuk itu, pemerintah mengerahkan pendamping sosial di berbagai daerah.

Pendamping sosial memiliki tugas penting, seperti:

  • Memperbarui data penerima bansos
  • Memverifikasi kelayakan penerima
  • Memastikan bantuan tersalurkan dengan benar

Langkah ini dilakukan untuk menghindari kesalahan penyaluran dan memastikan bantuan tepat sasaran.

Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, pendamping PKH menjadi salah satu sumber daya utama dalam proses pemutakhiran data penerima bantuan.

Tujuan Penyaluran Bansos Jelang Ramadhan

Penyaluran bansos menjelang Ramadhan memiliki beberapa tujuan utama.

Di antaranya:

  • Membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok
  • Mengurangi beban ekonomi keluarga
  • Menjaga daya beli masyarakat
  • Mendukung kesejahteraan kelompok rentan

Bansos juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Dengan bantuan ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman.

Bansos Diharapkan Meringankan Beban Masyarakat

Bansos yang disalurkan menjelang Ramadhan diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan kebutuhan selama bulan suci.

Bagi banyak keluarga, bantuan ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Program bansos juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dengan total anggaran Rp39,8 triliun, pemerintah berharap bantuan dapat memberikan dampak positif bagi jutaan keluarga di Indonesia.

Kesimpulan

Pemerintah melalui Kemensos akan menyalurkan bansos senilai Rp39,8 triliun menjelang Ramadhan 2026. Bantuan ini mencakup bansos reguler seperti PKH dan BPNT, bansos adaptif untuk korban bencana, serta bantuan asistensi rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan.

Penyaluran bansos ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga kesejahteraan selama Ramadhan dan Lebaran. Dengan dukungan pendamping sosial dan pemutakhiran data, pemerintah memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada Keluarga Penerima Manfaat di seluruh Indonesia.