Bansos

Terungkap! Ciri Kriteria Masuk Desil 2, Penghasilan, Kondisi Rumah, dan Cara Cek Statusmu

×

Terungkap! Ciri Kriteria Masuk Desil 2, Penghasilan, Kondisi Rumah, dan Cara Cek Statusmu

Share this article
desil 2

Himpasikom.id-Banyak orang kaget saat mengetahui dirinya termasuk dalam kelompok desil tertentu, terutama desil 2. Status ini sering dikaitkan dengan bantuan sosial, subsidi pemerintah, dan prioritas program kesejahteraan. Namun, masih banyak yang belum benar-benar memahami apa saja ciri dan kriteria masuk desil 2 secara jelas.

Desil merupakan pembagian kelompok ekonomi masyarakat dari yang paling rendah hingga tertinggi. Dalam sistem ini, desil 1 adalah kelompok paling miskin, sedangkan desil 10 adalah kelompok paling sejahtera. Nah, desil 2 adalah kelompok yang berada sedikit di atas desil 1, tetapi masih tergolong rentan secara ekonomi.

Memahami ciri kriteria masuk desil 2 sangat penting, terutama jika kamu ingin mengetahui peluang menerima bantuan sosial atau memastikan data kesejahteraanmu sudah sesuai. Artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari penghasilan, kondisi rumah, aset, hingga cara cek status desil secara praktis.

Apa Itu Desil 2 dan Kenapa Status Ini Penting

Desil 2 adalah kelompok masyarakat yang berada di 20% terbawah dalam tingkat kesejahteraan nasional, tepatnya di atas desil 1. Data ini biasanya digunakan oleh pemerintah melalui sistem seperti DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan P3KE.

Status desil menentukan prioritas dalam berbagai bantuan, seperti:

  • PKH (Program Keluarga Harapan)
  • BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)
  • KIS (Kartu Indonesia Sehat)
  • KIP (Kartu Indonesia Pintar)
  • Bantuan subsidi listrik atau BBM

Semakin rendah desil, semakin tinggi peluang mendapatkan bantuan.

Kisaran Penghasilan untuk Masuk Desil 2 (Estimasi Terbaru)

Salah satu indikator utama adalah penghasilan per kapita atau per orang dalam satu rumah tangga. Berdasarkan pendekatan garis kemiskinan nasional dan distribusi kesejahteraan, desil 2 umumnya memiliki penghasilan yang masih rendah, tetapi sedikit di atas garis kemiskinan ekstrem.

Secara umum, estimasinya sebagai berikut:

Estimasi Penghasilan per Orang (Per Bulan)

  • Desil 1: sekitar Rp 0 – Rp 600.000
  • Desil 2: sekitar Rp 600.000 – Rp 1.000.000
  • Desil 3: sekitar Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000

Angka ini bisa berbeda tergantung wilayah, karena biaya hidup di kota besar lebih tinggi dibanding desa.

Estimasi Penghasilan Rumah Tangga (4 Orang)

Jumlah AnggotaTotal Penghasilan Desil 2
2 orangRp 1.200.000 – Rp 2.000.000
3 orangRp 1.800.000 – Rp 3.000.000
4 orangRp 2.400.000 – Rp 4.000.000
5 orangRp 3.000.000 – Rp 5.000.000

Jika penghasilan rumah tangga kamu masih dalam rentang tersebut, kemungkinan besar masuk desil 2, terutama jika disertai indikator lainnya.

Ciri Kondisi Rumah Tangga yang Termasuk Desil 2

Selain penghasilan, pemerintah juga melihat kondisi tempat tinggal sebagai indikator kesejahteraan. Rumah menjadi salah satu penilaian paling penting.

Beberapa cirinya antara lain:

  • Rumah berukuran kecil, biasanya di bawah 36 m²
  • Lantai masih semen kasar, tanah, atau keramik sederhana
  • Dinding rumah dari bahan sederhana, seperti papan atau batako tanpa finishing
  • Atap menggunakan seng atau asbes
  • Rumah berada di lingkungan padat atau semi permanen

Rumah bukan berarti tidak layak huni, tetapi masih tergolong sederhana dan terbatas.

Kapasitas Listrik dan Akses Energi

Daya listrik rumah juga menjadi indikator penting dalam menentukan desil. Semakin kecil daya listrik, semakin besar kemungkinan masuk kelompok desil rendah.

Ciri listrik desil 2 biasanya:

  • Daya listrik 450 VA atau 900 VA
  • Penggunaan listrik terbatas
  • Tidak banyak alat elektronik
  • Tidak menggunakan AC

Sebagian rumah mungkin sudah memiliki kulkas atau TV, tetapi masih terbatas.

Kepemilikan Aset dan Barang Elektronik

Aset menjadi indikator tambahan untuk menilai kondisi ekonomi rumah tangga. Pada desil 2, kepemilikan aset masih sangat terbatas.

Ciri aset desil 2 meliputi:

  • Memiliki motor lama atau motor entry level
  • Tidak memiliki mobil
  • Memiliki TV sederhana
  • Tidak memiliki laptop atau komputer
  • Tidak memiliki aset investasi seperti tanah tambahan

Jika ada aset, biasanya hanya untuk kebutuhan dasar, bukan investasi.

Jenis Pekerjaan yang Umumnya Masuk Desil 2

Jenis pekerjaan juga mempengaruhi klasifikasi desil. Pekerjaan dengan penghasilan tidak tetap atau rendah biasanya masuk desil 2.

Contoh pekerjaan yang sering termasuk desil 2:

  • Buruh harian
  • Petani kecil
  • Nelayan tradisional
  • Pedagang kecil
  • Ojek non online atau ojek online dengan penghasilan rendah
  • Pekerja informal

Penghasilan biasanya tidak stabil setiap bulan.

Tingkat Pendidikan dan Akses Pendidikan Keluarga

Pendidikan menjadi indikator jangka panjang kesejahteraan keluarga. Pada desil 2, tingkat pendidikan biasanya masih terbatas.

Ciri umum:

  • Kepala keluarga lulusan SD atau SMP
  • Anak masih sekolah di sekolah negeri
  • Tidak mampu membayar sekolah swasta mahal
  • Bergantung pada bantuan pendidikan

Pendidikan tetap berjalan, tetapi dengan keterbatasan finansial.

Status Bantuan Sosial yang Sering Dimiliki Desil 2

Desil 2 merupakan kelompok prioritas kedua setelah desil 1. Artinya, peluang menerima bantuan masih sangat besar.

Beberapa bantuan yang sering diterima:

  • PKH
  • BPNT / Kartu Sembako
  • KIP sekolah
  • KIS kesehatan
  • Bantuan subsidi listrik

Jika kamu menerima salah satu bantuan ini, kemungkinan besar termasuk desil 1 atau desil 2.

Perbandingan Desil 1, Desil 2, dan Desil 3

Memahami perbedaan antar desil membantu kamu mengenali posisi ekonomi dengan lebih jelas.

Desil 1

  • Sangat miskin
  • Penghasilan sangat rendah
  • Rumah sangat sederhana
  • Hampir pasti menerima bantuan

Desil 2

  • Masih miskin atau rentan
  • Penghasilan rendah tetapi sedikit lebih baik
  • Rumah sederhana
  • Masih berpeluang besar menerima bantuan

Desil 3

  • Mulai stabil
  • Penghasilan lebih tinggi
  • Bantuan mulai terbatas

Desil 2 berada di tengah kelompok rentan.

Cara Cek Apakah Kamu Masuk Desil 2 atau Tidak

Kamu bisa cek langsung secara online melalui portal resmi pemerintah. Prosesnya cepat dan gratis.

Berikut langkahnya:

  • Buka situs resmi: https://cekbansos.kemensos.go.id
  • Pilih provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP
  • Masukkan kode captcha
  • Klik tombol Cari Data

Hasilnya akan menunjukkan apakah kamu terdaftar dan termasuk kelompok kesejahteraan tertentu.

Jika belum terdaftar, kamu bisa mengusulkan diri melalui kantor desa atau kelurahan.

Faktor yang Bisa Membuat Kamu Masuk Desil 2

Ada beberapa faktor utama yang menyebabkan seseorang masuk kategori ini.

Faktor paling umum:

  • Penghasilan rendah per kapita
  • Tidak memiliki aset besar
  • Pekerjaan tidak stabil
  • Rumah sederhana
  • Pendidikan terbatas
  • Tidak memiliki tabungan signifikan

Penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya satu faktor.

Ini Hal Penting yang Jarang Disadari Banyak Orang

Banyak yang mengira hanya penghasilan yang menentukan desil. Padahal, pemerintah menggunakan pendekatan multidimensi.

Artinya, kondisi rumah, aset, pendidikan, dan pengeluaran juga ikut dihitung.

Contohnya, seseorang dengan penghasilan Rp 3 juta per bulan bisa tetap masuk desil 2 jika memiliki 5 anggota keluarga dan tidak memiliki aset.

Sebaliknya, seseorang dengan penghasilan sama bisa masuk desil lebih tinggi jika anggota keluarga lebih sedikit.

Ini menunjukkan bahwa kesejahteraan dihitung per kapita, bukan hanya total penghasilan.

Cara Agar Data Ekonomi Kamu Tercatat dengan Benar

Jika merasa kondisi ekonomi belum sesuai data, kamu bisa melakukan pembaruan data.

Caranya:

  • Datang ke kantor desa atau kelurahan
  • Bawa KTP dan KK
  • Ajukan pembaruan data DTKS
  • Ikuti proses survei jika diperlukan

Data akan diverifikasi sebelum diperbarui.

Kesimpulan

Desil 2 adalah kelompok masyarakat yang masih tergolong rentan secara ekonomi dan berada di 20% terbawah tingkat kesejahteraan nasional. Ciri utamanya meliputi penghasilan sekitar Rp 600.000 hingga Rp 1.000.000 per orang per bulan, rumah sederhana, aset terbatas, dan pekerjaan dengan penghasilan tidak stabil.

Selain penghasilan, faktor seperti kondisi rumah, listrik, pendidikan, dan kepemilikan aset juga menjadi penentu utama. Status desil 2 membuat seseorang masih memiliki peluang besar menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Memahami posisi ekonomi kamu membantu memastikan hak bantuan tidak terlewat dan data kesejahteraan tetap akurat. Jika belum yakin dengan statusmu, segera cek melalui portal resmi atau kantor desa setempat agar mendapatkan kepastian yang jelas.