Pendidikan

30 Bocoran Soal TKA Matematika SMP/MTs dan Pembahasan Jaawaban Lengkap

×

30 Bocoran Soal TKA Matematika SMP/MTs dan Pembahasan Jaawaban Lengkap

Share this article
soal matematika tka

Himpasikom.id-Menghadapi ujian masuk atau evaluasi akademik memerlukan persiapan yang sangat matang, salah satunya dengan rutin berlatih menggunakan contoh soal TKA Matematika SMP. Tes ini dirancang khusus untuk mengukur kemampuan logika, pemahaman konsep numerik, serta analisis matematis peserta didik pada tingkat pendidikan menengah pertama secara komprehensif.

Menguasai berbagai variasi pertanyaan numerik merupakan kunci utama untuk mendapatkan skor evaluasi yang maksimal. Ketersediaan referensi soal yang akurat, terpercaya, dan dilengkapi dengan penjabaran langkah penyelesaian yang sistematis akan sangat mempercepat proses pemahaman materi sebelum hari ujian tiba.

Apa Itu Soal TKA Matematika SMP

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika merupakan instrumen pengukuran standar yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat kognitif siswa dalam bidang numerasi. Instrumen ini tidak hanya menguji hafalan rumus, melainkan menitikberatkan pada kemampuan pemecahan masalah (problem-solving), penalaran logis, dan penerapan konsep matematika dasar ke dalam situasi kehidupan nyata atau persoalan cerita.

Materi yang diujikan umumnya mencakup cakupan silabus tingkat menengah, mulai dari aritmatika sosial, aljabar, geometri, statistika, peluang, hingga sistem persamaan linear. Keberhasilan dalam menaklukkan rangkaian tes ini sering kali menjadi tolok ukur utama dalam seleksi penerimaan siswa baru di sekolah unggulan, olimpiade, maupun pemetaan kompetensi belajar oleh instansi pendidikan terkait.

Cara Menjawab Soal TKA Matematika SMP dengan Cepat

Mengerjakan tes berbasis numerik membutuhkan strategi manajemen waktu dan ketelitian tinggi. Berikut adalah langkah-langkah efektif untuk menyelesaikan soal matematika dengan efisien:

  1. Pahami Maksud Pertanyaan Secara Detail Bacalah kalimat pertanyaan hingga tuntas. Identifikasi informasi apa saja yang diketahui dan apa hasil akhir yang sebenarnya diminta oleh soal tersebut.
  2. Kategorikan Jenis Materi Tentukan apakah pertanyaan tersebut masuk ke dalam topik aljabar, geometri, atau aritmatika. Pengkategorian ini mempermudah proses pemanggilan rumus yang tepat dari ingatan.
  3. Lakukan Visualisasi atau Pemodelan Untuk persoalan bangun datar, bangun ruang, atau himpunan, buatlah sketsa gambar sederhana. Untuk persoalan cerita, ubah kalimat panjang menjadi model persamaan matematika singkat.
  4. Kerjakan dengan Metode Eliminasi Pada format pilihan ganda, singkirkan opsi jawaban yang secara logika terlihat sangat tidak masuk akal atau jauh dari estimasi perhitungan kasar.
  5. Gunakan Trik Hitung Cepat Terapkan teknik penyederhanaan pecahan, pembulatan angka, atau pencoretan nilai yang sama pada pembilang dan penyebut sebelum melakukan operasi perkalian besar.
  6. Lakukan Pengecekan Ulang (Review) Sisihkan waktu beberapa menit di akhir sesi untuk meninjau kembali perhitungan pada nomor-nomor yang dianggap meragukan atau memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Kendala Umum Saat Mengerjakan Tes Kemampuan Akademik Numerik

Pelaksanaan ujian matematika sering kali memunculkan berbagai hambatan teknis maupun psikologis bagi peserta. Mengetahui potensi masalah ini sejak awal dapat membantu proses antisipasi:

  • Kehabisan Waktu Pengerjaan: Terlalu fokus pada satu pertanyaan sulit menyebabkan nomor lain yang lebih mudah tidak sempat dikerjakan.
  • Kesalahan Membaca Satuan Ukur: Sering terjadi ketidaktelitian dalam menyamakan satuan, seperti lupa mengubah kilometer menjadi meter sebelum melakukan perkalian.
  • Kepanikan Mental (Blank): Munculnya rasa gugup berlebihan saat melihat susunan angka yang panjang atau grafik yang terlihat rumit.
  • Lupa Rumus Dasar: Ketidakmampuan mengingat persamaan penting akibat metode belajar yang hanya mengandalkan hafalan semalam (Sistem Kebut Semalam).
  • Kekeliruan Operasi Hitung Campuran: Kesalahan dalam menentukan prioritas pengerjaan antara penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian (KaBaTaKu).

Kekeliruan Fatal dalam Mempersiapkan Ujian Matematika Tingkat Menengah

Proses belajar yang tidak terstruktur sering kali berujung pada hasil akhir yang mengecewakan. Terdapat beberapa kebiasaan buruk yang wajib dihindari selama masa persiapan:

  • Hanya Membaca Tanpa Mencoba: Belajar matematika murni dengan membaca rumus tanpa pernah mengambil kertas untuk mencoba menghitung sendiri.
  • Mengabaikan Pemahaman Konsep Dasar: Langsung melompat pada rumus cepat (shortcut) tanpa mengerti dari mana asal-usul penyelesaian tersebut didapatkan.
  • Berlatih dengan Tipe Soal yang Monoton: Tidak memvariasikan tingkat kesulitan latihan, sehingga kaget saat menghadapi bentuk pertanyaan yang dimodifikasi.
  • Menghindari Topik yang Dianggap Sulit: Meninggalkan bab tertentu sepenuhnya, padahal topik tersebut mungkin memiliki bobot poin yang besar dalam ujian.
  • Tidak Melakukan Simulasi Berwaktu: Mengerjakan latihan soal dengan santai tanpa menggunakan bantuan penghitung waktu (stopwatch), sehingga gagal melatih kecepatan.

Kumpulan Contoh Soal TKA Matematika SMP dan MTs (Sumber Terpercaya)

Berikut ini adalah 30 soal pembahasan simulasi TKA dan matematika standar tingkat SMP/MTs yang disusun untuk bahan latihan mandiri.

Soal 1: Aritmatika Sosial (Diskon)

Soal: Ani membeli 2 pulpen dan 2 pensil di sebuah toko alat tulis. Harga satuan pulpen adalah Rp12.000 dan harga pensil adalah Rp8.000. Toko tersebut sedang memberikan promo “Hemat Berempat” dengan ketentuan: setiap pembelian 4 barang (boleh dicampur), pembeli akan mendapatkan potongan harga sebesar harga satu barang termurah yang dibeli. Berapa total harga yang harus dibayar Ani?

Pembahasan: Hitung total harga normal sebelum diskon:

  • Harga 2 pulpen = 2 x Rp12.000 = Rp24.000
  • Harga 2 pensil = 2 x Rp8.000 = Rp16.000
  • Total harga normal = Rp24.000 + Rp16.000 = Rp40.000

Karena pembelian mencapai 4 barang, ada promo potongan harga sebesar harga barang termurah. Barang termurah yang dibeli adalah pensil (Rp8.000).

  • Total yang harus dibayar = Rp40.000 – Rp8.000 = Rp32.000

Jawaban: Rp32.000

Soal 2: Estimasi Harga

Soal: Sebuah toko menjual beras dengan harga Rp12.750 per 1 kg. Jika seseorang membeli 19,6 kg beras jenis yang sama, maka tentukan pernyataan perkiraan harga yang paling tepat!

Pembahasan: Perhitungan nilai pastinya adalah sebagai berikut: Total harga = 19,6 x Rp12.750 = Rp249.900

Evaluasi beberapa pernyataan perkiraan berdasarkan hasil tersebut:

  • Kurang dari Rp260.000 -> Benar (Rp249.900 lebih kecil dari Rp260.000)
  • Lebih besar dari Rp240.000 -> Benar (Rp249.900 lebih besar dari Rp240.000)
  • Dapat diperkirakan dengan 20 x 12.500 -> Benar (Hasilnya adalah Rp250.000, sangat mendekati nilai asli Rp249.900 sehingga bisa dibulatkan)
  • Mendekati Rp230.000 -> Salah (Terlalu jauh selisihnya)

Soal 3: Faktorisasi Prima dan Faktor Persekutuan

Soal: Terdapat tiga bilangan yang dinyatakan dengan:

  • Bilangan 1: 33^2 – 3^2
  • Bilangan 2: 8^2 + 296
  • Bilangan 3: 36 x 35 Bilangan berapakah yang merupakan faktor persekutuan dari ketiga bilangan tersebut?

Pembahasan: Cari hasil akhir dari ketiga bilangan tersebut terlebih dahulu:

  • Bilangan 1: 1089 – 9 = 1080
  • Bilangan 2: 64 + 296 = 360
  • Bilangan 3: 1260

Buat faktorisasi primanya:

  • 1080 = 2^3 x 3^3 x 5
  • 360 = 2^3 x 3^2 x 5
  • 1260 = 2^2 x 3^2 x 5 x 7

Faktor persekutuan didapat dengan mengambil bilangan pokok yang sama dengan pangkat terkecil:

  • Angka 2 pangkat terkecil: 2^2
  • Angka 3 pangkat terkecil: 3^2
  • Angka 5 pangkat terkecil: 5 (Angka 7 tidak dimasukkan karena tidak ada di 1080 dan 360)

Maka faktor persekutuannya bisa berupa 2^2 x 3^2 x 5 = 180. Selain itu, faktor lainnya juga bisa didapat dengan menurunkan pangkatnya, misal 2 x 3^2 x 5 = 90. Angka 180 dan 90 dapat membagi habis 1080, 360, dan 1260.

Soal 4: Perbandingan Senilai (Campuran Cairan)

Soal: Dibutuhkan cairan A dan B dengan perbandingan 3 : 5. Jika tersedia 2,5 Liter cairan B, maka volume maksimum larutan yang dapat dibuat adalah?

Pembahasan: Perbandingan A : B = 3 : 5. Diketahui volume B = 2,5 Liter. Nilai pengali perbandingan dapat dicari dengan: 2,5 / 5 = 0,5.

Volume cairan A yang dibutuhkan: A = 3 x 0,5 = 1,5 Liter.

Total volume maksimum larutan: Total = A + B = 1,5 Liter + 2,5 Liter = 4 Liter.

Jawaban: 4 Liter

Soal 5: Perbandingan Senilai (Pecahan)

Soal: Harga 1/2 kg cabai rawit hari ini adalah Rp35.000. Jika Ibu membeli cabai rawit sebesar 2 1/4 kg, berapa total harga yang harus dibayar?

Pembahasan: Ubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa: 2 1/4 = 9/4.

Gunakan perbandingan senilai: (1/2) / (9/4) = 35.000 / x

Kali silang: 1/2 x = 9/4 x 35.000 1/2 x = 9 x 8.750 1/2 x = 78.750 x = 78.750 x 2 = Rp157.500

Jawaban: Rp157.500

Soal 6: Perbandingan Berbalik Nilai (Waktu dan Pekerja)

Soal: Renovasi gedung sekolah dijadwalkan selesai 60 hari oleh 12 pegawai. Jika manajer menambah jumlah pegawai menjadi 18 orang, maka waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan renovasi adalah?

Pembahasan: Soal ini menggunakan perbandingan berbalik nilai. Semakin banyak pekerja, waktu yang dibutuhkan semakin singkat.

  • Keadaan 1: 12 orang -> 60 hari
  • Keadaan 2: 18 orang -> x hari

Persamaannya (dikali lurus): 18 x X = 12 x 60 18X = 720 X = 720 / 18 = 40

Jawaban: 40 hari

Soal 7: Manajemen Proyek (Kendala Pekerja)

Soal: Rencana awal renovasi gedung dilakukan oleh 15 pegawai selama 60 hari. Namun pada 10 hari pertama, hanya 10 pegawai yang bekerja. Setelah hari ke-10, seluruh 15 pegawai kembali bekerja. Evaluasi kebenaran pernyataan terkait situasi tersebut!

Pembahasan: Hitung total beban kerja (Target): Target = 60 hari x 15 pekerja = 900 satuan pekerjaan.

Progres 10 hari pertama: Selesai = 10 hari x 10 pekerja = 100 satuan pekerjaan.

Sisa beban kerja: Sisa pekerjaan = 900 – 100 = 800 satuan pekerjaan.

Analisis Pernyataan:

  1. Sisa pekerjaan setelah hari ke-10 setara dengan pekerjaan 800 hari penuh yang dikerjakan oleh 1 orang. (BENAR) – Karena 1 orang x 800 hari = 800 satuan.
  2. Proyek mengalami ketertinggalan jadwal yang setara dengan hasil kerja 5 orang selama 10 hari. (BENAR) – Ada kekurangan (15 – 10) = 5 orang selama 10 hari (50 satuan).
  3. Agar renovasi selesai tepat waktu, manajer cukup mempekerjakan kembali 15 pegawai semula tanpa tambahan. (SALAH) – Sisa waktu 50 hari x 15 orang hanya menghasilkan 750 satuan. Pekerjaan tidak akan selesai tanpa tambahan pegawai.

Soal 8: Himpunan (Diagram Venn)

Soal: Dari 40 siswa di suatu kelas, diketahui 25 siswa gemar Matematika, 20 siswa gemar IPA, dan 5 siswa tidak gemar keduanya. Berapa jumlah siswa yang gemar kedua mata pelajaran tersebut?

Pembahasan: Rumus cepat himpunan: Total Siswa = Gemar A + Gemar B – Gemar Keduanya + Tidak Gemar Keduanya 40 = 25 + 20 – X + 5 40 = 50 – X X = 50 – 40 = 10

Jawaban: 10 siswa

Soal 9: Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)

Soal: Harga 2 baju dan 1 celana adalah Rp230.000. Sedangkan harga 3 baju dan 2 celana adalah Rp380.000. Berapa harga 1 celana?

Pembahasan: Misalkan Baju = B, Celana = C. Persamaan 1: 2B + 1C = 230.000 (kalikan 2 menjadi 4B + 2C = 460.000) Persamaan 2: 3B + 2C = 380.000

Kurangkan kedua persamaan: (4B – 3B) + (2C – 2C) = 460.000 – 380.000 1B = 80.000

Substitusi harga Baju (Rp80.000) ke Persamaan 1: 2(80.000) + C = 230.000 160.000 + C = 230.000 C = 230.000 – 160.000 = Rp70.000

Jawaban: Rp70.000

Soal 10: Teorema Pythagoras

Soal: Sebuah kapal berlayar ke arah utara sejauh 15 km, kemudian berbelok ke arah timur sejauh 8 km. Berapa jarak terdekat kapal sekarang dari titik awal keberangkatan?

Pembahasan: Lintasan kapal membentuk segitiga siku-siku. Jarak terdekat (Sisi miring) = Akar dari (15^2 + 8^2) Jarak = Akar dari (225 + 64) Jarak = Akar dari 289 = 17

Jawaban: 17 km

Soal 11: Statistika (Rata-rata Gabungan)

Soal: Rata-rata nilai ulangan 4 orang siswa adalah 6,5. Jika nilai seorang siswa baru ditambahkan, rata-ratanya menjadi 7,0. Berapakah nilai siswa yang baru ditambahkan tersebut?

Pembahasan: Total nilai 4 siswa = 4 x 6,5 = 26 Total nilai 5 siswa (setelah ditambah 1 siswa) = 5 x 7,0 = 35 Nilai siswa baru = Total 5 siswa – Total 4 siswa Nilai siswa baru = 35 – 26 = 9

Jawaban: 9

Soal 12: Peluang (Pelemparan Dadu)

Soal: Dua buah dadu dilempar undi bersama-sama satu kali. Berapa peluang munculnya mata dadu berjumlah 8?

Pembahasan: Ruang sampel 2 dadu = 6 x 6 = 36. Titik sampel berjumlah 8: (2,6), (3,5), (4,4), (5,3), (6,2). Banyak kejadian = 5. Peluang = Banyak Kejadian / Ruang Sampel = 5 / 36.

Jawaban: 5/36

Soal 13: Bangun Ruang (Volume Tabung)

Soal: Sebuah tabung memiliki jari-jari alas 7 cm dan tinggi 10 cm. Berapakah volume tabung tersebut? (Gunakan pi = 22/7)

Pembahasan: Volume Tabung = Luas Alas x Tinggi V = pi x r^2 x t V = (22/7) x 7 x 7 x 10 V = 22 x 7 x 10 V = 1.540 cm^3

Jawaban: 1.540 cm^3

Soal 14: Barisan Aritmatika

Soal: Diketahui barisan bilangan 3, 7, 11, 15, … Tentukan rumus suku ke-n dari barisan tersebut!

Pembahasan: Suku pertama (a) = 3 Beda (b) = 7 – 3 = 4 Rumus suku ke-n (Un) = a + (n-1)b Un = 3 + (n-1)4 Un = 3 + 4n – 4 Un = 4n – 1

Jawaban: Un = 4n – 1

Soal 15: Relasi dan Fungsi

Soal: Diketahui fungsi f(x) = 3x – 5. Jika nilai f(a) = 7, maka berapakah nilai a?

Pembahasan: Masukkan “a” menggantikan “x”: 3a – 5 = 7 3a = 7 + 5 3a = 12 a = 12 / 3 = 4

Jawaban: 4

Soal 16: Skala dan Perbandingan

Soal: Jarak dua kota pada peta adalah 5 cm, sedangkan jarak sebenarnya adalah 15 km. Tentukan skala peta tersebut!

Pembahasan: Ubah jarak sebenarnya ke satuan cm: 15 km = 1.500.000 cm. Skala = Jarak Peta : Jarak Sebenarnya Skala = 5 : 1.500.000 (Bagi kedua ruas dengan 5) Skala = 1 : 300.000

Jawaban: 1 : 300.000

Soal 17: Gradien Garis Lurus

Soal: Tentukan gradien garis yang melalui titik A(2, 3) dan B(4, 7)!

Pembahasan: Rumus gradien (m) = (y2 – y1) / (x2 – x1) m = (7 – 3) / (4 – 2) m = 4 / 2 m = 2

Jawaban: 2

Soal 18: Sudut dan Garis

Soal: Besar penyiku sebuah sudut adalah 35 derajat. Berapa besar pelurus sudut tersebut?

Pembahasan: Misalkan sudut tersebut adalah X. Penyiku X = 90 – X = 35 derajat Maka X = 90 – 35 = 55 derajat.

Pelurus sudut X = 180 – X Pelurus = 180 – 55 = 125 derajat.

Jawaban: 125 derajat

Soal 19: Kesebangunan

Soal: Sebuah pohon yang tingginya 4 meter memiliki bayangan sepanjang 6 meter. Pada saat yang sama, sebuah tiang bendera memiliki bayangan sepanjang 15 meter. Berapakah tinggi tiang bendera tersebut?

Pembahasan: Gunakan perbandingan senilai kesebangunan: Tinggi Pohon / Bayangan Pohon = Tinggi Tiang / Bayangan Tiang 4 / 6 = T / 15 6 x T = 4 x 15 6T = 60 T = 60 / 6 = 10 meter.

Jawaban: 10 meter

Soal 20: Persamaan Linear Satu Variabel

Soal: Penyelesaian dari persamaan 3(x – 2) = 2x + 5 adalah?

Pembahasan: Kalikan masuk angka di luar kurung: 3x – 6 = 2x + 5 Kumpulkan suku sejenis: 3x – 2x = 5 + 6 x = 11

Jawaban: x = 11

Soal 21: Operasi Bentuk Akar

Soal: Berapakah hasil sederhana dari Akar(48) + Akar(27) – Akar(12)?

Pembahasan: Sederhanakan masing-masing bentuk akar: Akar(48) = Akar(16 x 3) = 4 Akar(3) Akar(27) = Akar(9 x 3) = 3 Akar(3) Akar(12) = Akar(4 x 3) = 2 Akar(3)

Hitung keseluruhan operasi tersebut: 4 Akar(3) + 3 Akar(3) – 2 Akar(3) = (4 + 3 – 2) Akar(3) = 5 Akar(3)

Jawaban: 5 Akar(3)

Soal 22: Aritmatika Sosial (Keuntungan)

Soal: Seorang pedagang membeli barang seharga Rp200.000. Jika ia ingin mendapatkan keuntungan sebesar 15%, berapakah harga jual barang tersebut?

Pembahasan: Keuntungan = 15/100 x Rp200.000 = Rp30.000 Harga Jual = Harga Beli + Keuntungan Harga Jual = Rp200.000 + Rp30.000 = Rp230.000

Jawaban: Rp230.000

Soal 23: Bangun Datar (Belah Ketupat)

Soal: Panjang diagonal-diagonal sebuah belah ketupat adalah 12 cm dan 16 cm. Berapakah keliling belah ketupat tersebut?

Pembahasan: Belah ketupat dibagi menjadi 4 segitiga siku-siku oleh diagonalnya. Panjang sisi siku-siku = 12/2 = 6 cm dan 16/2 = 8 cm. Gunakan Pythagoras untuk mencari sisi miring (sisi belah ketupat): Sisi = Akar(6^2 + 8^2) = Akar(36 + 64) = Akar(100) = 10 cm. Keliling = 4 x Sisi = 4 x 10 = 40 cm.

Jawaban: 40 cm

Soal 24: Mengurutkan Pecahan

Soal: Urutkan pecahan berikut dari yang terkecil hingga terbesar: 2/3, 3/4, 5/6, 1/2.

Pembahasan: Samakan penyebutnya menggunakan KPK dari 3, 4, 6, 2, yaitu 12. 2/3 = 8/12 3/4 = 9/12 5/6 = 10/12 1/2 = 6/12 Urutan dari terkecil: 6/12, 8/12, 9/12, 10/12. Artinya urutan paling kecil hingga terbesar adalah: 1/2, 2/3, 3/4, 5/6.

Jawaban: 1/2, 2/3, 3/4, 5/6

Soal 25: Bilangan Berpangkat

Soal: Hasil dari 2^(-3) x 2^5 adalah?

Pembahasan: Pada perkalian bilangan berpangkat dengan basis sama, pangkatnya dijumlahkan secara langsung: 2^(-3 + 5) = 2^2 2^2 = 4.

Jawaban: 4

Soal 26: Luas Permukaan Bangun Ruang

Soal: Berapakah luas permukaan bola yang memiliki jari-jari 7 cm? (Gunakan pi = 22/7)

Pembahasan: Rumus Luas Permukaan Bola = 4 x pi x r^2 Luas = 4 x (22/7) x 7 x 7 Luas = 4 x 22 x 7 Luas = 88 x 7 = 616 cm^2.

Jawaban: 616 cm^2

Soal 27: Persamaan Garis Lurus (Sejajar)

Soal: Tentukan persamaan garis yang sejajar dengan garis y = 2x – 5 dan melalui titik (1, 4)!

Pembahasan: Karena sejajar, maka nilai gradiennya adalah sama. Gradien garis y = 2x – 5 adalah m = 2. Persamaan garis melalui titik (x1, y1) dengan gradien m: y – y1 = m(x – x1) y – 4 = 2(x – 1) y – 4 = 2x – 2 y = 2x – 2 + 4 y = 2x + 2

Jawaban: y = 2x + 2

Soal 28: Aritmatika Sosial (Bruto, Tara, Neto)

Soal: Sekarung beras memiliki berat kotor (bruto) 50 kg. Jika taranya adalah 2%, berapakah berat bersih (neto) beras tersebut?

Pembahasan: Tara = 2% dari Bruto Tara = (2/100) x 50 kg = 1 kg Neto = Bruto – Tara Neto = 50 kg – 1 kg = 49 kg.

Jawaban: 49 kg

Soal 29: Soal Cerita SPLDV (Umur)

Soal: Umur ayah 3 kali umur anaknya. Jika selisih umur mereka adalah 30 tahun, berapakah umur ayah sekarang?

Pembahasan: Misalkan Umur Ayah = A, Umur Anak = B. A = 3B A – B = 30 Substitusi nilai A ke dalam persamaan: 3B – B = 30 2B = 30 -> B = 15 (Umur Anak) Umur Ayah (A) = 3 x 15 = 45 tahun.

Jawaban: 45 tahun

Soal 30: Pemfaktoran Aljabar

Soal: Tentukan faktor dari persamaan kuadrat x^2 + 5x + 6!

Pembahasan: Cari dua buah bilangan yang jika dikalikan hasilnya 6 (c), dan jika dijumlahkan hasilnya 5 (b). Bilangan tersebut adalah 2 dan 3. (Karena perhitungan 2 x 3 = 6 dan 2 + 3 = 5 membenarkan hal ini). Maka hasil pemfaktorannya adalah (x + 2)(x + 3).

Jawaban: (x + 2)(x + 3)

Kesimpulan

Latihan yang konsisten menggunakan ragam contoh soal TKA Matematika SMP merupakan investasi krusial dalam mencetak keberhasilan ujian akademik. Penguasaan pola hitung, kecepatan menganalisis masalah, serta manajemen waktu yang baik akan terbentuk seiring dengan intensitas berlatih memecahkan berbagai tingkat kesulitan soal secara teratur. Dengan mengedepankan pemahaman konsep dibandingkan sekadar hafalan singkat, pencapaian nilai atau skor maksimal yang diinginkan tentu akan jauh lebih mudah direalisasikan.