News

Perusahaan Aluminium Rusia Rekrut Lulusan SMK Indonesia, Gaji Bisa Capai Rp 43 Juta

×

Perusahaan Aluminium Rusia Rekrut Lulusan SMK Indonesia, Gaji Bisa Capai Rp 43 Juta

Share this article

Himpasikom.id-Peluang kerja internasional kembali terbuka bagi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. Perusahaan aluminium asal Rusia, RUSAL, berencana merekrut lulusan SMK melalui program pengembangan keterampilan tinggi yang terintegrasi dengan inisiatif SMK Go Global. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong tenaga kerja Indonesia naik kelas ke sektor profesional dan industri berat.

Program tersebut menawarkan jalur pendidikan teknis lanjutan di Rusia selama satu tahun, diikuti kontrak kerja hingga lima tahun. Peserta yang mampu memenuhi standar kompetensi industri Rusia berpeluang memperoleh penghasilan hingga setara Rp 43,8 juta per bulan.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah adalah memperkuat kualitas tenaga kerja migran agar tidak lagi didominasi sektor domestik, melainkan tenaga teknis dengan keahlian menengah hingga tinggi.

Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan vokasi Indonesia di pasar global.

Rekrutmen 50 Lulusan SMK Terbaik

Tahap awal program akan mengundang 50 lulusan SMK terbaik dari Indonesia. Peserta terpilih akan mengikuti pelatihan teknis di Rusia selama satu tahun. Pendidikan ini difokuskan pada penguatan kompetensi industri yang relevan dengan kebutuhan manufaktur dan energi.

Bidang pelatihan meliputi:

  • permesinan industri
  • konstruksi dan fabrikasi
  • ilmu material
  • energi listrik
  • transportasi industri
  • pengelasan tingkat lanjut

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan memasuki kontrak kerja selama lima tahun di sektor pengelasan dan manufaktur.

Baca Juga:  Aturan Baru Subsidi Solar PERTAMINA 2026, Cek Kuota, Syarat Barcode dan Daftar Kendaraan yang Dilarang

Perwakilan RUSAL menyebutkan bahwa peserta yang mencapai standar tertinggi sesuai klasifikasi Rusia dapat memperoleh gaji hingga 200 ribu rubel per bulan, setara sekitar Rp 43,8 juta.

Skema Kerja dan Transfer Keahlian

Program ini dirancang dengan konsep transfer pengetahuan atau knowledge sharing. Dari total peserta:

  • sekitar 25 orang akan bekerja langsung di fasilitas industri di Rusia
  • 25 lainnya akan ditempatkan pada proyek strategis atau kantor perwakilan Rusia di Indonesia

Pendekatan ini bertujuan mempercepat alih teknologi serta memperkuat kompetensi tenaga kerja lokal agar dapat mendukung industri dalam negeri.

Alur Program dari Seleksi hingga Penempatan

Agar peserta memahami tahapan yang akan dijalani, berikut gambaran alur program:

Tahap 1 — Rekrutmen nasional
Seleksi administrasi dan kemampuan teknis lulusan SMK.

Tahap 2 — Uji kompetensi dan kesiapan fisik
Penilaian kemampuan teknis dasar serta kesehatan kerja.

Tahap 3 — Pelatihan pra-keberangkatan
Pembekalan bahasa, budaya kerja, keselamatan industri, dan adaptasi lingkungan.

Tahap 4 — Pendidikan teknis di Rusia (1 tahun)
Pelatihan intensif sesuai standar industri Rusia.

Tahap 5 — Kontrak kerja (5 tahun)
Penempatan kerja di Rusia atau proyek strategis di Indonesia.

Rekrutmen direncanakan dimulai pada Mei 2026, sementara pemberangkatan peserta ke Rusia ditargetkan berlangsung September 2026.

Koordinasi Pemerintah dan Penyesuaian Kurikulum

Kementerian P2MI akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk memastikan lulusan yang telah menyelesaikan pelatihan dapat terserap dalam proyek strategis nasional.

Selain itu, kurikulum vokasi di bidang pengelasan dan teknik industri akan diselaraskan agar sesuai dengan standar Rusia, sehingga peserta tidak mengalami kesenjangan kompetensi.

Tips Persiapan Sebelum Bekerja di Rusia

Bekerja di industri luar negeri membutuhkan kesiapan lebih dari sekadar kemampuan teknis. Berikut beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan calon peserta:

Baca Juga:  Cara Memperbaiki Data Subsidi Tepat MyPertamina.id dengan Mudah dan Aman

Perkuat dasar teknis
Penguasaan praktik pengelasan dan permesinan akan menjadi nilai utama saat seleksi.

Latih disiplin kerja industri
Lingkungan kerja manufaktur menuntut ketepatan waktu dan kepatuhan prosedur keselamatan.

Belajar bahasa dasar
Pemahaman istilah teknis dan komunikasi dasar akan membantu adaptasi.

Persiapkan fisik dan mental
Iklim dan ritme kerja di luar negeri berbeda dari Indonesia.

Pahami budaya kerja internasional
Kesiapan beradaptasi menjadi faktor penting keberhasilan.

Jaga dokumen administrasi
Pastikan paspor, sertifikat kompetensi, dan dokumen pendidikan lengkap.

Bangun mental belajar
Pelatihan satu tahun akan sangat intensif dan membutuhkan komitmen tinggi.

Tantangan dan Peluang

Program ini membuka peluang besar bagi lulusan SMK untuk masuk ke sektor industri global dengan standar tinggi. Namun, peserta juga harus siap menghadapi tantangan seperti adaptasi lingkungan kerja, budaya baru, dan tuntutan profesionalisme.

Di sisi lain, pengalaman kerja internasional dapat meningkatkan kompetensi, jaringan profesional, dan peluang karier jangka panjang.

Dampak bagi Pendidikan Vokasi Indonesia

Kerja sama ini dinilai sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas lulusan vokasi Indonesia. Transfer teknologi dan standar industri internasional diharapkan mampu mempercepat modernisasi pendidikan teknik nasional.

Program ini juga menjadi sinyal bahwa lulusan SMK memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar kerja global.

Penutup

Program rekrutmen lulusan SMK oleh perusahaan aluminium Rusia menjadi peluang strategis bagi tenaga kerja muda Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan pengalaman internasional. Dengan pelatihan intensif, kontrak kerja jangka panjang, dan potensi penghasilan tinggi, program ini membuka jalur baru bagi lulusan vokasi menuju industri global.

Keberhasilan peserta sangat bergantung pada kesiapan teknis, mental, dan kemampuan beradaptasi terhadap standar kerja internasional.