Himpasikom.id-Penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tahun 2026 resmi dibuka. Momen ini menjadi kesempatan emas bagi tenaga profesional yang ingin mengabdikan diri kepada negara.
Proses seleksi tahun ini menghadirkan berbagai pembaruan, baik dari segi formasi maupun mekanisme teknis di portal SSCASN. Persaingan diprediksi akan sangat ketat mengingat tingginya minat masyarakat terhadap posisi di instansi vertikal ini.
Bagi Anda yang mengincar kursi ASN tahun ini, memahami alur pendaftaran secara rinci adalah langkah krusial. Kesalahan kecil dalam administrasi bisa berakibat fatal pada status kelulusan berkas Anda di tahap awal.
Berikut adalah panduan komprehensif mengenai cara daftar, rincian formasi, hingga strategi lolos seleksi PPPK Kemenkumham 2026 yang wajib Anda pahami.
Jadwal Resmi Seleksi PPPK Kemenkumham 2026
Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah merilis lini masa pelaksanaan seleksi yang wajib diikuti oleh seluruh calon pelamar. Ketepatan waktu dalam setiap tahapan menjadi kunci keberhasilan Anda.
Berdasarkan Pengumuman Nomor SEK-1140.KP.02.01 Tahun 2025, rangkaian kegiatan dimulai sejak awal Januari. Anda harus mencatat tanggal-tanggal vital berikut agar tidak tertinggal informasi.
Penting untuk diingat bahwa jadwal ini bersifat tentatif dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan panitia seleksi nasional (Panselnas). Selalu pantau kanal informasi resmi secara berkala.
Berikut adalah tabel jadwal pelaksanaan seleksi PPPK Kemenkumham Periode 2026:
| No | Tahapan Kegiatan | Jadwal Pelaksanaan |
| 1 | Pengumuman Seleksi | 31 Des 2025 – 14 Jan 2026 |
| 2 | Pendaftaran Seleksi (Online) | 7 – 23 Januari 2026 |
| 3 | Seleksi Administrasi | 8 – 29 Januari 2026 |
| 4 | Pengumuman Hasil Administrasi | 30 Januari 2026 |
| 5 | Masa Sanggah | 31 Jan – 2 Feb 2026 |
| 6 | Jawab Sanggah | 1 – 3 Februari 2026 |
| 7 | Pengumuman Pasca Sanggah | 4 Februari 2026 |
| 8 | Seleksi Kompetensi (CAT) | 11 – 17 Februari 2026 |
| 9 | Pengumuman Kelulusan Akhir | 11 April 2026 |
Formasi Prioritas PPPK Kemenkumham 2026
Tahun ini, Kemenkumham membuka ratusan formasi yang tersebar di Unit Pusat dan Kantor Wilayah (Kanwil). Fokus utama rekrutmen adalah tenaga teknis dan kesehatan yang memiliki kompetensi spesifik.
Berbeda dengan seleksi CPNS yang menerima fresh graduate, jalur PPPK lebih mengutamakan pelamar yang telah memiliki jam terbang atau pengalaman kerja di bidang yang relevan.
Mengutip informasi dari portal resmi, terdapat beberapa jabatan yang menjadi prioritas utama dalam pengadaan ASN tahun ini. Berikut adalah rincian jabatan yang paling banyak dibuka:
- Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama: Jabatan ini membutuhkan lulusan S-1 yang ahli dalam manajemen kepegawaian.
- Perencana Ahli Pertama: Terbuka bagi lulusan S-1 Ekonomi atau Manajemen untuk menyusun kebijakan strategis.
- Apoteker Ahli Pertama: Khusus tenaga kesehatan dengan kualifikasi pendidikan Profesi Apoteker.
- Penata Layanan Operasional: Posisi teknis yang mendukung fungsi pelayanan publik di berbagai satuan kerja.
- Pengelola Layanan Operasional: Jabatan pelaksana yang menangani administrasi dan operasional harian kantor.
Pastikan kualifikasi pendidikan Anda linier dengan jabatan yang dilamar. Ketidaksesuaian jurusan sering menjadi penyebab utama kegagalan peserta dalam tahap verifikasi berkas.
Syarat Pendaftaran PPPK Kemenkumham 2026
Kementerian menerapkan standar kualifikasi yang ketat untuk menjaring talenta terbaik. Secara umum, persyaratan terbagi menjadi dua kategori, yaitu syarat umum dan syarat khusus sesuai jabatan.
Anda wajib memastikan seluruh poin persyaratan terpenuhi sebelum membuat akun pendaftaran. Berikut adalah daftar persyaratan yang harus Anda lengkapi:
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan YME, setia pada Pancasila, dan UUD 1945.
- Usia minimal 20 tahun dan maksimal 57 tahun (atau 1 tahun sebelum batas usia pensiun jabatan) saat mendaftar.
- Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah) karena tindak pidana 2 tahun atau lebih.
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, PPPK, TNI, Polri, atau pegawai swasta.
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik maupun terlibat dalam politik praktis.
- Memiliki kualifikasi pendidikan (jenjang dan jurusan) yang sesuai dengan persyaratan jabatan.
- Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Persyaratan Khusus (Pengalaman Kerja)
Kunci utama melamar PPPK adalah pengalaman kerja. Mengutip pernyataan dari akun Instagram resmi @bkngoidofficial:
“Sobat BKN, pastikan pengalaman kerja yang Anda lampirkan relevan dengan jabatan yang dilamar. Pengalaman kerja minimal 2 tahun adalah syarat mutlak untuk jenjang pemula, terampil, dan ahli pertama.”
- Jenjang Pemula/Terampil/Ahli Pertama: Wajib memiliki pengalaman di bidang tugas yang relevan dengan jabatan fungsional minimal 2 (dua) tahun.
- Jenjang Ahli Muda: Membutuhkan pengalaman kerja yang relevan minimal 3 (tiga) tahun.
- Surat Keterangan: Pengalaman kerja harus dibuktikan dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh pimpinan unit kerja.
Dokumen Wajib Unggah di SSCASN
Tahap pemberkasan digital memegang peranan vital. Seluruh dokumen harus dipindai (scan) dari dokumen asli, berwarna, dan terbaca dengan jelas oleh sistem verifikator.
Hindari penggunaan aplikasi scanner HP yang menghasilkan kualitas rendah. Gunakan mesin pemindai untuk hasil maksimal agar dokumen tidak buram (blur) atau terpotong.
Berikut adalah daftar dokumen yang lazim diminta dalam seleksi PPPK Kemenkumham:
- Pas foto terbaru (latar belakang merah), pakaian formal.
- Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) asli atau Surat Keterangan Perekaman dari Dukcapil.
- Surat Lamaran yang ditujukan kepada Menteri Hukum dan HAM (format biasanya disediakan di laman resmi).
- Surat Pernyataan 5 Poin atau 16 Poin sesuai ketentuan instansi (bermaterai).
- Ijazah asli sesuai kualifikasi pendidikan.
- Transkrip Nilai asli.
- Surat Keterangan Pengalaman Kerja yang relevan dan ditandatangani pimpinan.
- Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani (jika dipersyaratkan spesifik di awal).
Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026 di SSCASN
Pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola BKN. Ikuti langkah-langkah teknis di bawah ini agar proses registrasi berjalan lancar.
1. Pembuatan Akun SSCASN
Langkah pertama adalah membuat identitas digital di portal seleksi.
- Buka peramban (browser) dan akses laman resmi https://sscasn.bkn.go.id.
- Klik tombol “Buat Akun” di pojok kanan atas.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).
- Isi data diri lengkap seperti Nama, Tempat Tanggal Lahir, dan Nomor HP aktif.
- Unggah foto KTP dan swafoto (selfie) sesuai instruksi.
- Cetak Kartu Informasi Akun sebagai bukti registrasi awal.
2. Login dan Pengisian Biodata
Setelah memiliki akun, Anda dapat masuk ke dasbor pendaftaran.
- Login menggunakan NIK dan kata sandi (password) yang telah didaftarkan.
- Lengkapi biodata diri dengan teliti.
- Pastikan penulisan gelar pendidikan sudah benar (gelar depan dan belakang).
- Bagi pelamar disabilitas, wajib menyertakan tautan video aktivitas sehari-hari.
3. Pemilihan Formasi dan Unggah Dokumen
Tahap ini memerlukan ketelitian tinggi karena data yang sudah dikirim tidak bisa diubah.
- Pilih jenis seleksi “PPPK”.
- Pilih instansi “Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia”.
- Pilih jenis formasi, pendidikan, dan jabatan yang sesuai dengan kualifikasi Anda.
- Isi data riwayat pendidikan, termasuk IPK dan nomor ijazah.
- Unggah seluruh dokumen persyaratan pada kolom yang tersedia. Perhatikan tipe file (PDF/JPG) dan ukuran maksimal.
4. Resume dan Cetak Kartu
Langkah terakhir adalah melakukan pengecekan ulang atau finalisasi data.
- Masuk ke halaman Resume.
- Periksa kembali semua data dan dokumen yang telah diunggah. Pastikan tidak ada yang tertukar.
- Centang semua kotak pernyataan kebenaran data.
- Klik “Akhiri Pendaftaran”. Ingat, setelah tombol ini ditekan, data terkunci permanen.
- Cetak Kartu Pendaftaran CASN sebagai bukti sah kepesertaan seleksi.
Tips Jitu Lolos Seleksi Administrasi
Banyak peserta gugur di tahap awal bukan karena kurang pintar, melainkan kurang teliti. Berikut adalah strategi ahli untuk memastikan berkas Anda Memenuhi Syarat (MS).
Pertama, baca pengumuman resmi berkali-kali. Setiap instansi memiliki detail format surat lamaran yang berbeda. Menggunakan format tahun lalu atau format umum dari internet tanpa penyesuaian adalah kesalahan fatal.
Kedua, pastikan kesesuaian nomenklatur pendidikan. Jika formasi meminta “S-1 Manajemen”, maka “S-1 Manajemen Bisnis” atau “D-4 Manajemen” bisa dianggap Tidak Memenuhi Syarat (TMS) jika tidak ada klausul penyetaraan.
Ketiga, perhatikan penggunaan e-meterai atau meterai tempel. Ikuti instruksi terbaru dari panitia apakah tahun 2026 ini mewajibkan meterai elektronik atau membolehkan meterai konvensional. Kesalahan pembubuhan meterai membuat dokumen tidak sah secara hukum.
Penutup
Seleksi PPPK Kemenkumham 2026 adalah gerbang menuju karier profesional di lingkungan pemerintah yang menjanjikan kesejahteraan dan kepastian kerja. Persiapan yang matang, mulai dari kelengkapan berkas hingga pemahaman teknis pendaftaran, akan menjadi penentu kesuksesan Anda.
Jangan menunda pendaftaran hingga hari terakhir untuk menghindari gangguan sistem akibat lonjakan trafik. Manfaatkan waktu yang ada untuk memverifikasi setiap dokumen dengan cermat.
Semoga panduan ini membantu Anda dalam menavigasi proses seleksi. Selamat berjuang, semoga tahun 2026 menjadi tahun keberhasilan Anda menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara yang berintegritas!











