Himpasikom.id-Dalam beberapa tahun terakhir, istilah desil semakin sering muncul ketika membahas bantuan sosial, ekonomi masyarakat, dan kesejahteraan keluarga di Indonesia. Banyak orang mulai menemukan istilah seperti desil 1, desil 2, hingga desil 10 saat mengecek bantuan pemerintah seperti bansos, KIP, atau bantuan lainnya. Hal ini membuat banyak orang penasaran dengan arti sebenarnya dari desil, terutama ketika mereka berada pada kelompok tertentu.
Istilah ini bukan sekadar label, tetapi memiliki makna penting yang berkaitan langsung dengan tingkat penghasilan, kondisi rumah, dan standar hidup seseorang. Pemerintah menggunakan sistem desil untuk membagi masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan, mulai dari yang paling miskin hingga paling sejahtera. Dengan sistem ini, bantuan bisa diberikan secara lebih tepat sasaran.
Salah satu yang sering menjadi pertanyaan adalah desil 4 artinya kelompok ekonomi menengah ke bawah yang masih tergolong rentan secara finansial, tetapi tidak termasuk kelompok paling miskin. Orang yang berada di desil 4 biasanya memiliki penghasilan cukup untuk kebutuhan dasar, tetapi masih terbatas untuk kebutuhan tambahan atau tabungan jangka panjang.
Memahami desil 4 sangat penting, terutama jika kamu ingin mengetahui posisi ekonomi kamu, apakah termasuk penerima bantuan, dan bagaimana kondisi ekonomi tersebut memengaruhi kualitas hidup.
Apa Itu Desil? Pengertian dan Konsep Dasarnya
Desil adalah sistem pembagian masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan, biasanya dilihat dari penghasilan, aset, kondisi rumah, dan pengeluaran. Kata desil berasal dari kata Latin “decimus” yang berarti sepuluh.
Dengan kata lain, seluruh penduduk dibagi menjadi 10 bagian yang sama besar, masing-masing mewakili 10% populasi.
Pembagian desil biasanya seperti ini:
- Desil 1: 10% penduduk paling miskin
- Desil 2: 10% berikutnya
- Desil 3: Kelompok sedikit lebih baik dari desil 1 dan 2
- Desil 4: Kelompok menengah ke bawah
- Desil 5: Kelompok menengah
- Desil 6: Menengah ke atas
- Desil 7: Cukup sejahtera
- Desil 8: Sejahtera
- Desil 9: Kaya
- Desil 10: Paling kaya
Desil digunakan oleh pemerintah Indonesia melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau sebelumnya dikenal sebagai DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
Desil 4 Artinya Apa? Penjelasan Lengkap dan Mudah Dipahami
Desil 4 artinya kelompok masyarakat yang berada di posisi 40% terbawah dari segi kesejahteraan ekonomi. Mereka bukan yang paling miskin, tetapi juga belum termasuk kelompok menengah yang stabil secara finansial.
Kelompok ini sering disebut sebagai menengah ke bawah atau rentan miskin. Artinya, mereka masih bisa memenuhi kebutuhan dasar, tetapi memiliki risiko tinggi mengalami kesulitan ekonomi jika terjadi masalah seperti kehilangan pekerjaan atau kenaikan harga kebutuhan pokok.
Karakteristik utama desil 4:
- Penghasilan cukup untuk kebutuhan dasar
- Memiliki rumah sederhana
- Biasanya belum memiliki tabungan besar
- Masih berpotensi menerima bantuan pemerintah tertentu
- Rentan terhadap masalah ekonomi
Desil 4 berada di atas desil 1, 2, dan 3, tetapi masih di bawah desil 5 hingga 10 yang lebih sejahtera.
Kisaran Penghasilan Desil 4 di Indonesia
Penghasilan menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan desil seseorang. Meskipun angka pastinya bisa berbeda tergantung daerah dan biaya hidup, terdapat kisaran umum yang bisa digunakan sebagai gambaran.
Kisaran penghasilan desil 4 per bulan:
- Sekitar Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000 per bulan per rumah tangga (di daerah kecil)
- Sekitar Rp2.000.000 hingga Rp4.000.000 per bulan (di kota kecil hingga menengah)
- Sekitar Rp2.500.000 hingga Rp5.000.000 per bulan (di kota besar)
Perlu dipahami bahwa ini adalah estimasi, bukan angka pasti. Pemerintah juga melihat faktor lain seperti aset, rumah, dan pengeluaran.
Contoh pekerjaan yang sering masuk desil 4:
- Buruh pabrik
- Pedagang kecil
- Driver ojek online dengan penghasilan terbatas
- Karyawan toko
- Petani kecil
- Nelayan tradisional
- Cleaning service
- Karyawan kontrak
Penghasilan tersebut cukup untuk makan, listrik, dan kebutuhan dasar, tetapi seringkali belum cukup untuk investasi atau tabungan besar.
Kondisi Rumah Orang yang Termasuk Desil 4
Selain penghasilan, kondisi rumah juga menjadi indikator penting dalam menentukan desil. Orang yang termasuk desil 4 biasanya memiliki rumah sederhana dengan fasilitas dasar.
Ciri rumah desil 4:
1. Status kepemilikan rumah
- Bisa milik sendiri (warisan atau dibangun sederhana)
- Bisa juga kontrak atau sewa murah
2. Ukuran rumah
- Biasanya kecil hingga sedang
- Sekitar 30–60 meter persegi
3. Bahan bangunan
- Dinding tembok sederhana atau campuran
- Lantai keramik murah atau semen
- Atap genteng atau seng
4. Fasilitas rumah
- Sudah memiliki listrik
- Air bisa dari sumur atau PDAM
- Sudah memiliki kamar mandi sendiri (walaupun sederhana)
5. Lokasi rumah
- Di gang kecil
- Perumahan sederhana
- Pinggiran kota atau desa
Rumah mereka tidak termasuk kumuh, tetapi juga belum termasuk rumah modern atau mewah.
Kepemilikan Aset pada Kelompok Desil 4
Aset juga menjadi indikator kesejahteraan. Orang di desil 4 biasanya memiliki aset dasar, tetapi jumlahnya terbatas.
Aset yang biasanya dimiliki:
- Sepeda motor (biasanya 1 unit)
- TV
- Kulkas kecil
- Smartphone
- Kompor gas
- Perabot rumah tangga sederhana
Aset yang jarang dimiliki:
- Mobil pribadi
- Rumah kedua
- Tanah investasi
- Tabungan besar
- Investasi saham atau properti
Aset yang dimiliki biasanya hanya untuk kebutuhan sehari-hari, bukan untuk investasi.
Pola Pengeluaran Kelompok Desil 4
Sebagian besar penghasilan desil 4 digunakan untuk kebutuhan pokok. Mereka biasanya belum memiliki banyak ruang untuk pengeluaran tambahan.
Pengeluaran utama:
- Makanan: 40–60% dari penghasilan
- Listrik dan air
- Transportasi
- Pendidikan anak
- Pulsa dan internet
- Cicilan motor (jika ada)
Pengeluaran yang masih terbatas:
- Liburan
- Hiburan mahal
- Investasi
- Tabungan besar
Jika terjadi keadaan darurat seperti sakit atau kehilangan pekerjaan, kelompok ini bisa mengalami kesulitan finansial.
Perbandingan Desil 4 dengan Desil Lainnya
Memahami perbandingan membantu kamu mengetahui posisi desil 4 secara lebih jelas.
| Desil | Kondisi Ekonomi | Penghasilan | Kondisi Rumah |
|---|---|---|---|
| Desil 1 | Sangat miskin | < Rp1 juta | Sangat sederhana |
| Desil 2 | Miskin | Rp1–1,5 juta | Sederhana |
| Desil 3 | Rentan miskin | Rp1,5–2 juta | Sederhana |
| Desil 4 | Menengah ke bawah | Rp2–4 juta | Sederhana layak |
| Desil 5 | Menengah | Rp4–6 juta | Lebih baik |
| Desil 6–10 | Menengah ke atas hingga kaya | > Rp6 juta | Baik hingga mewah |
Desil 4 berada di titik transisi antara rentan miskin dan kelas menengah.
Apakah Desil 4 Bisa Mendapat Bantuan Sosial?
Ya, dalam beberapa program, desil 4 masih bisa mendapatkan bantuan sosial, terutama jika memenuhi kriteria tambahan.
Contoh bantuan yang mungkin diterima:
- Program Indonesia Pintar (PIP)
- Bantuan pendidikan
- Bantuan pangan
- BPJS PBI (penerima bantuan iuran)
- Bantuan daerah tertentu
Namun, prioritas utama biasanya diberikan ke desil 1–3.
Desil 4 memiliki peluang lebih kecil dibanding desil paling bawah, tetapi masih mungkin menerima bantuan tertentu.
Contoh Nyata Kehidupan Keluarga Desil 4
Untuk membantu memahami, berikut contoh nyata.
Contoh keluarga desil 4 di kota kecil:
Ayah: Buruh pabrik, gaji Rp3.000.000
Ibu: Tidak bekerja
Anak: 2 orang
Kondisi rumah:
- Rumah kecil milik sendiri
- Luas 45 meter persegi
- Listrik 900 watt
- Memiliki motor
Pengeluaran:
- Makan: Rp1.500.000
- Listrik: Rp150.000
- Sekolah anak: Rp300.000
- Transportasi: Rp400.000
- Lainnya: Rp400.000
Sisa uang sangat sedikit untuk tabungan.
Keluarga ini termasuk desil 4 karena:
- Tidak miskin ekstrem
- Bisa memenuhi kebutuhan dasar
- Tetapi belum sejahtera
Faktor yang Menentukan Seseorang Masuk Desil 4
Beberapa faktor utama yang menentukan desil:
1. Penghasilan
Semakin rendah penghasilan, semakin rendah desil.
2. Kondisi rumah
Rumah sederhana menunjukkan desil menengah ke bawah.
3. Aset
Jumlah kendaraan dan barang elektronik menjadi indikator.
4. Konsumsi
Jumlah pengeluaran per bulan juga diperhitungkan.
5. Lokasi tempat tinggal
Biaya hidup daerah memengaruhi klasifikasi desil.
Apakah Desil 4 Termasuk Miskin?
Desil 4 tidak termasuk miskin ekstrem, tetapi masih tergolong rentan miskin.
Artinya:
- Bisa hidup layak
- Tetapi belum stabil secara finansial
- Masih berisiko mengalami kesulitan ekonomi
Kelompok ini sering disebut sebagai kelompok rentan.
Cara Mengetahui Kamu Termasuk Desil Berapa
Kamu bisa mengecek melalui data resmi pemerintah seperti DTSEN atau DTKS.
Cara umum:
- Kunjungi situs resmi cek bansos Kemensos
- Masukkan NIK dan data diri
- Lihat status ekonomi
Atau melalui pendataan dari RT, desa, atau pemerintah daerah.
Cara Naik dari Desil 4 ke Desil Lebih Tinggi
Meningkatkan desil berarti meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Beberapa cara yang bisa dilakukan:
- Meningkatkan keterampilan kerja
- Mencari pekerjaan dengan gaji lebih tinggi
- Membuka usaha kecil
- Menabung secara rutin
- Mengurangi pengeluaran tidak penting
- Investasi jangka panjang
Peningkatan penghasilan akan meningkatkan posisi desil.
Kesimpulan
Desil 4 artinya kelompok masyarakat yang berada pada tingkat menengah ke bawah dalam skala kesejahteraan nasional. Mereka memiliki penghasilan cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi belum memiliki stabilitas finansial yang kuat. Penghasilan biasanya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per bulan, tergantung lokasi dan kondisi ekonomi.
Kondisi rumah umumnya sederhana namun layak huni, dengan aset dasar seperti motor, TV, dan peralatan rumah tangga standar. Mereka tidak termasuk kelompok paling miskin, tetapi masih tergolong rentan secara ekonomi.
Memahami posisi desil membantu kamu mengetahui kondisi ekonomi, peluang mendapatkan bantuan sosial, dan langkah yang bisa diambil untuk meningkatkan kesejahteraan. Dengan meningkatkan penghasilan, keterampilan, dan manajemen keuangan, seseorang bisa naik ke desil yang lebih tinggi dan mencapai kondisi ekonomi yang lebih stabil.












