Pendidikan

Jadwal Libur Sekolah Ramadhan-Lebaran 2026 Resmi Dirilis, Ini Tanggal Lengkapnya

×

Jadwal Libur Sekolah Ramadhan-Lebaran 2026 Resmi Dirilis, Ini Tanggal Lengkapnya

Share this article

Himpasikom.id-Puasa Ramadhan 1447 Hijriah sudah semakin dekat, dan pemerintah Indonesia telah resmi menetapkan jadwal libur sekolah serta cuti bersama yang berkaitan dengan bulan suci tersebut hingga perayaan Idul Fitri 2026. Keputusan ini menjadi kabar penting bagi orang tua, siswa, tenaga pendidik, serta masyarakat luas untuk merencanakan kegiatan belajar, ibadah, dan perjalanan mudik dengan lebih matang. Selain memberikan waktu istirahat, kebijakan ini juga dirancang untuk mendukung penguatan pendidikan karakter selama Ramadhan.

Pemerintah melalui koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menegaskan bahwa bulan Ramadhan bukan sekadar periode penyesuaian jadwal akademik. Ramadhan diposisikan sebagai momentum strategis untuk membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan pembiasaan nilai-nilai positif.

Menteri Koordinator PMK menekankan bahwa pembelajaran selama Ramadhan diarahkan untuk memperkuat nilai religius sesuai keyakinan masing-masing siswa. Bagi peserta didik Muslim, sekolah dapat menyelenggarakan kegiatan seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, dan praktik ibadah yang membentuk keimanan serta akhlak. Sementara itu, siswa non-Muslim tetap difasilitasi dengan kegiatan pembinaan rohani sesuai agama mereka. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif sekaligus memperkaya pengalaman spiritual dan sosial siswa.

Tidak hanya fokus pada aspek ibadah, pembelajaran Ramadhan juga diarahkan pada penguatan karakter sosial. Sekolah didorong mengadakan kegiatan berbagi, seperti pembagian takjil, santunan, pengumpulan zakat, serta kompetisi bernuansa keagamaan. Aktivitas tersebut diharapkan menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan di kalangan peserta didik.

Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026

Pemerintah telah menetapkan libur awal puasa Ramadhan 2026 selama tiga hari, yakni:

  • Rabu, 18 Februari 2026
  • Kamis, 19 Februari 2026
  • Jumat, 20 Februari 2026
Baca Juga:  SNBP 2026 Sudah Dibuka! Ini Daftar Jurusan Terketat yang Perlu Kamu Pertimbangkan

Menariknya, periode ini berdekatan dengan cuti bersama dan libur nasional Tahun Baru Imlek. Pada Senin, 16 Februari 2026, ditetapkan sebagai cuti bersama Imlek, disusul libur nasional pada Selasa, 17 Februari 2026. Jika ditambah akhir pekan pada 21–22 Februari 2026, siswa berpotensi menikmati rangkaian libur yang cukup panjang di awal Ramadhan.

Setelah masa libur tersebut, kegiatan belajar tatap muka kembali berlangsung mulai 23 Februari hingga 16 Maret 2026. Skema ini memberikan waktu adaptasi bagi siswa dalam menjalani ibadah puasa tanpa mengabaikan kelangsungan proses akademik.

Libur Panjang Lebaran 2026

Selain libur awal Ramadhan, pemerintah juga menetapkan jadwal libur sekolah menjelang dan setelah Idul Fitri 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama tiga kementerian tentang hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026, Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026.

Yang membuat kalender tahun ini istimewa adalah kedekatan waktu Idul Fitri dengan Hari Suci Nyepi. Kombinasi keduanya menghasilkan potensi libur panjang yang sangat signifikan. Berikut rinciannya:

  • Rabu, 18 Maret 2026: cuti bersama Hari Suci Nyepi
  • Kamis, 19 Maret 2026: libur nasional Nyepi
  • Jumat, 20 Maret 2026: cuti bersama Idul Fitri
  • Sabtu, 21 Maret 2026: hari pertama Idul Fitri
  • Minggu, 22 Maret 2026: hari kedua Idul Fitri
  • Senin, 23 Maret 2026: cuti bersama Idul Fitri
  • Selasa, 24 Maret 2026: cuti bersama Idul Fitri
  • Rabu, 25 Maret 2026: libur sekolah pasca Lebaran
  • Kamis, 26 Maret 2026: libur Lebaran
  • Jumat, 27 Maret 2026: libur Lebaran

Ditambah akhir pekan pada 28–29 Maret 2026, total masa libur bisa mencapai sekitar 12 hari berturut-turut. Durasi ini memberi kesempatan luas bagi keluarga untuk mudik, bersilaturahmi, atau beristirahat setelah menjalani Ramadhan.

Baca Juga:  Kapan Awal Ramadan 2026 di Indonesia? Ini Perkiraan Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan BRIN yang Perlu Kamu Ketahui

Daftar Tanggal Merah Nasional 2026

Selain Ramadhan dan Idul Fitri, pemerintah juga menetapkan berbagai hari libur nasional sepanjang 2026. Beberapa di antaranya meliputi Tahun Baru Masehi, Isra Mikraj, Nyepi, Paskah, Hari Buruh, Kenaikan Yesus Kristus, Idul Adha, Waisak, Tahun Baru Islam, Hari Kemerdekaan, Maulid Nabi, hingga Hari Natal. Kalender ini mencerminkan keberagaman budaya dan agama di Indonesia, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk merayakan momen penting keagamaan dan nasional.

Daftar Cuti Bersama 2026

Cuti bersama tahun 2026 mencakup perayaan Imlek, Nyepi, Idul Fitri, Kenaikan Yesus Kristus, Idul Adha, dan Natal. Penetapan cuti bersama bertujuan meningkatkan kualitas waktu bersama keluarga sekaligus mendukung sektor pariwisata dan pergerakan ekonomi nasional.

Dampak bagi Orang Tua dan Sekolah

Bagi orang tua, kepastian jadwal ini membantu perencanaan perjalanan mudik, pengaturan penitipan anak, serta penjadwalan aktivitas keluarga. Sekolah pun dapat menyusun program Ramadhan yang lebih terarah, memadukan kegiatan akademik dengan pembinaan karakter.

Sementara itu, bagi siswa, periode ini bukan sekadar waktu libur, tetapi kesempatan memperdalam nilai spiritual, mempererat hubungan keluarga, dan mengembangkan empati sosial. Kombinasi kegiatan ibadah, pembelajaran, dan waktu istirahat diharapkan mendukung perkembangan pribadi yang lebih seimbang.

Penutup

Penetapan jadwal libur sekolah Ramadhan dan Lebaran 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengintegrasikan pendidikan karakter, kebutuhan akademik, serta kesejahteraan keluarga. Dengan perencanaan yang matang, periode ini dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk beristirahat, tetapi juga untuk memperkaya pengalaman spiritual dan sosial siswa. Orang tua, sekolah, dan peserta didik diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk menciptakan Ramadhan yang produktif, bermakna, dan penuh kebersamaan.