Trending

Jadwal Penukaran Uang Baru Lebaran 2026, Cek Syarat, Limit, dan Cara Pesan di PINTAR BI

×

Jadwal Penukaran Uang Baru Lebaran 2026, Cek Syarat, Limit, dan Cara Pesan di PINTAR BI

Share this article

Himpasikom.id-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang diperkirakan akan jatuh pada pertengahan Maret 2026, suasana persiapan menyambut hari kemenangan mulai terasa. Salah satu tradisi yang tak terpisahkan dari budaya Lebaran di Indonesia adalah membagikan “salam tempel” atau Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sanak saudara, keponakan, hingga tetangga sekitar. Tradisi berbagi rezeki dengan uang pecahan baru yang masih kaku dan licin ini seolah menjadi simbol kebaruan dan kesucian hati di hari yang fitri.

Untuk mendukung kelancaran tradisi tersebut, Bank Indonesia (BI) kembali bersiap meluncurkan program layanan penukaran uang Rupiah layak edar. Biasanya program ini dikemas dalam tajuk SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri). Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan uang tunai yang cukup, pecahan yang sesuai, dan kondisi uang yang prima di seluruh penjuru Indonesia selama periode Ramadan dan Lebaran.

Topik mengenai Jadwal Penukaran Uang Baru Lebaran 2026 kini mulai hangat diperbincangkan dan dicari oleh masyarakat. Bukan tanpa alasan, belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, antusiasme warga seringkali membludak. Kuota penukaran yang disediakan di aplikasi sering ludes hanya dalam hitungan menit setelah dibuka. Fenomena “war” atau berebut kuota penukaran uang kini hampir sama sengitnya dengan berebut tiket mudik. Oleh karena itu, strategi dan informasi yang akurat mengenai jadwal serta tata cara pemesanan menjadi kunci utama.

Bagi yang sudah menyusun rencana anggaran THR dan tidak sabar ingin menukarkan uang, simak ulasan mendalam berikut ini yang mencakup estimasi jadwal operasional, rincian paket penukaran, hingga tips jitu mengamankan kuota via aplikasi PINTAR.

Prediksi Jadwal Resmi dan Lokasi Penukaran Uang Baru

Bank Indonesia menyadari tingginya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Oleh karena itu, strategi distribusi uang tunai dibagi menjadi beberapa saluran utama untuk memecah antrean. Mengingat prediksi Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 20-21 Maret 2026, berikut adalah proyeksi detail jadwal pelaksanaannya:

Baca Juga:  Melolo Web Penghasil Uang Tanpa Undang Teman, Cukup dengan Nonton Drama China

1. Layanan Kas Keliling Bank Indonesia

Layanan ini biasanya dimulai lebih awal untuk menjangkau masyarakat di berbagai titik strategis (pasar, terminal, dan pusat keramaian).

  • Periode: Diperkirakan mulai Minggu ke-3 Februari 2026 hingga H-5 Lebaran (sekitar 15 Maret 2026).
  • Syarat Utama: Wajib memesan antrean terlebih dahulu melalui aplikasi/website PINTAR BI.

2. Layanan Penukaran di Kantor Bank (Perbankan)

Untuk layanan di kantor cabang bank (seperti BRI, Mandiri, BCA, BNI), biasanya dibuka serentak sedikit lebih dekat dengan hari raya.

  • Periode: Diperkirakan mulai Awal Maret 2026 hingga H-3 Lebaran.
  • Kelebihan: Beberapa bank melayani walk-in (datang langsung) bagi nasabah maupun non-nasabah, namun tetap disarankan datang pagi karena kuota harian terbatas.

Limit dan Paket Penukaran Uang Tahun 2026

Bank Indonesia menerapkan sistem paket untuk memastikan distribusi uang merata kepada seluruh masyarakat. Berdasarkan kebijakan tahun-tahun sebelumnya yang kemungkinan besar diteruskan di 2026, setiap orang (satu NIK KTP) memiliki batas maksimal penukaran.

Estimasi Batas Maksimal: Rp 4.000.000,- hingga Rp 4.300.000,- per orang.

Rincian Paket Uang (Contoh Paket Maksimal): Biasanya satu paket penukaran terdiri dari gabungan pecahan:

  • Pecahan Rp 50.000 (20 lembar) = Rp 1.000.000
  • Pecahan Rp 20.000 (50 lembar) = Rp 1.000.000
  • Pecahan Rp 10.000 (100 lembar) = Rp 1.000.000
  • Pecahan Rp 5.000 (100 lembar) = Rp 500.000
  • Pecahan Rp 2.000 (200 lembar) = Rp 400.000
  • Pecahan Rp 1.000 (100 lembar) = Rp 100.000 (Komposisi pecahan bisa berubah sesuai kebijakan BI tahun 2026)

Cara Pesan Antrean via Aplikasi PINTAR BI

Untuk menukar di Kas Keliling BI, tidak bisa langsung datang begitu saja. Anda wajib membawa bukti pemesanan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka Website PINTAR: Akses laman resmi pintar.bi.go.id melalui browser HP atau laptop.
  2. Pilih Menu Penukaran: Klik menu “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.
  3. Pilih Lokasi: Pilih provinsi tempat tinggal Anda, lalu lihat daftar lokasi dan tanggal Kas Keliling yang tersedia.
  4. Isi Data Diri: Masukkan NIK KTP, Nama Lengkap, Nomor Telepon, dan Email aktif.
  5. Tentukan Nominal: Isi jumlah lembar/paket uang yang ingin ditukar sesuai kuota yang tersedia.
  6. Simpan Bukti: Setelah sukses, unduh bukti pemesanan (kode QR) atau screenshot untuk ditunjukkan kepada petugas saat hari H.
Baca Juga:  Viral! Cara Membuat Create a Caricature of Me and My Job di ChatGPT Seperti di IG dan TikTok

Syarat Wajib Penukaran

Agar proses penukaran berjalan lancar dan tidak ditolak petugas, pastikan memenuhi syarat berikut:

  • KTP Asli: Membawa KTP asli yang sesuai dengan data pemesanan di PINTAR.
  • Bukti Pesan: Menunjukkan bukti pemesanan digital atau cetak (khusus Kas Keliling).
  • Uang Pas: Membawa uang tunai dengan jumlah pas sesuai nominal yang akan ditukar untuk mempercepat transaksi.
  • Kondisi Uang: Uang yang dibawa untuk ditukar harus tersusun rapi, tidak selotipan, dan tidak lusuh parah (meskipun BI menerima uang lusuh, uang yang rapi mempercepat penghitungan).

Tips Agar Tidak Kehabisan Kuota

Persaingan mendapatkan “uang baru” sangat ketat, terutama di kota-kota besar. Berikut tips jitu agar Anda kebagian:

  1. Pantau PINTAR Berkala: BI sering memperbarui lokasi baru secara berkala. Cek website PINTAR setiap pagi.
  2. Pesan Jauh Hari: Jangan menunggu H-7. Lakukan pemesanan segera setelah jadwal dibuka di pertengahan Februari.
  3. Gabung Penukaran Kolektif: Beberapa instansi atau kantor biasanya mengakomodasi penukaran kolektif untuk karyawannya. Manfaatkan jalur ini jika tersedia karena lebih pasti.

Kesimpulan

Jadwal penukaran uang baru Lebaran 2026 diprediksi akan dimulai secara bertahap sejak pertengahan Februari hingga Maret 2026. Kunci utamanya adalah proaktif mengecek informasi di laman resmi Bank Indonesia dan segera melakukan pemesanan via PINTAR begitu slot tersedia.

Hindari menukar uang di jasa penukaran ilegal di pinggir jalan. Selain berisiko mendapatkan uang palsu atau jumlah yang kurang, biasanya terdapat potongan biaya yang cukup besar. Manfaatkan fasilitas resmi dari BI dan perbankan yang dijamin gratis, aman, dan terpercaya.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apakah bisa menukar uang tanpa aplikasi PINTAR?

Bisa, jika menukar di kantor cabang perbankan (Bank Mandiri, BCA, BRI, BNI, dll). Namun, untuk layanan Mobil Kas Keliling BI, penggunaan aplikasi PINTAR adalah wajib.

Baca Juga:  Melolo Web Penghasil Uang Tanpa Undang Teman, Cukup dengan Nonton Drama China

Apakah satu KTP bisa menukar berkali-kali?

Sistem PINTAR biasanya membatasi satu NIK KTP hanya bisa memesan satu kali layanan penukaran dalam kurun waktu tertentu (misalnya 3 hari) sampai pemesanan sebelumnya selesai diproses.

Berapa biaya administrasi penukaran uang baru?

Layanan penukaran uang baru di BI maupun perbankan resmi adalah GRATIS alias tidak dipungut biaya administrasi sepeser pun.

Apakah bisa mewakilkan penukaran orang lain?

Bisa, dengan syarat perwakilan tersebut membawa KTP asli pemilik pesanan, bukti pemesanan, dan surat kuasa (tergantung kebijakan ketat/tidaknya petugas di lapangan, namun umumnya KTP asli dan bukti pesan sudah cukup).