Bansos

Kabar Baik! Bansos BPNT Rp600.000 Cair Bersamaan Bantuan Beras dan Minyak Jelang Ramadhan 2026

×

Kabar Baik! Bansos BPNT Rp600.000 Cair Bersamaan Bantuan Beras dan Minyak Jelang Ramadhan 2026

Share this article
warga dapat bansos menjelang ramadhan (1)

Himpasikom.id-Menjelang Ramadhan 2026, pemerintah mulai menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) tambahan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan ini diberikan dalam bentuk pangan seperti beras dan minyak goreng, serta bantuan tunai melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Stimulus ini diberikan untuk periode Februari hingga Maret 2026 dan difokuskan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori prioritas. Selain bantuan pangan, pemerintah juga mencairkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama dengan nominal Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan sekaligus.

Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kesejahteraan masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan yang biasanya diiringi dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga.

Bantuan Pangan Tambahan, Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Pemerintah memberikan bantuan pangan tambahan berupa beras dan minyak goreng kepada keluarga penerima manfaat yang memenuhi kriteria.

Rincian bantuan yang diberikan meliputi:

  • Beras sebanyak 10 kilogram per bulan
  • Total beras yang diterima selama dua bulan mencapai 20 kilogram
  • Minyak goreng Minyakita sebanyak 2 liter per bulan
  • Total minyak goreng yang diterima mencapai 4 liter

Bantuan ini disalurkan untuk periode Februari dan Maret 2026.

Tujuan utama bantuan pangan ini adalah memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran.

Kelompok Prioritas Penerima Bantuan: Desil 1 sampai Desil 4

Bantuan tambahan ini difokuskan pada masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.

Desil merupakan sistem klasifikasi kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah untuk menentukan penerima bantuan sosial.

Kelompok Desil 1 sampai Desil 4 merupakan kategori masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Karena itu, kelompok ini menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan. Sistem desil membantu pemerintah memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

BPNT Tahap 1 Tahun 2026 Cair Rp600.000 Sekaligus

Selain bantuan pangan tambahan, pemerintah juga mulai mencairkan BPNT tahap pertama tahun 2026. Nominal bantuan yang diterima sebesar Rp600.000 per keluarga penerima manfaat.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi bantuan selama tiga bulan, yaitu:

  • Januari 2026
  • Februari 2026
  • Maret 2026

Bantuan disalurkan langsung ke rekening KKS penerima.

Penyaluran sudah mulai dilakukan di beberapa wilayah melalui bank penyalur, seperti Bank BNI. Namun, pencairan belum merata di seluruh Indonesia karena masih berlangsung secara bertahap.

Status Pencairan Bisa Dicek Melalui Sistem SIKS-NG

Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, pemerintah menyediakan sistem untuk memantau status pencairan bansos.

Sistem yang digunakan adalah SIKS-NG, yaitu Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial. Beberapa status yang mungkin muncul di sistem antara lain:

Status Berhasil Cek Rekening

Status ini menunjukkan bahwa rekening penerima telah berhasil diverifikasi. Biasanya bantuan akan segera dicairkan jika status ini sudah muncul.

Status Proses Cek Rekening

Status ini berarti data rekening masih dalam proses verifikasi. Penerima perlu menunggu hingga proses selesai.

Status Standing Instruction (SI)

Status SI berarti instruksi penyaluran sudah diterbitkan. Dana tinggal menunggu masuk ke rekening penerima. Status ini menandakan bantuan akan segera cair.

Klasifikasi Desil Jadi Penentu Utama Penerima Bansos

Sistem desil menjadi acuan utama dalam menentukan siapa yang berhak menerima bantuan. Desil dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan.

Berikut pembagian umum:

  • Desil 1–4: Prioritas utama penerima bansos
  • Desil 5: Masih berpeluang menerima bantuan tertentu
  • Desil 6–10: Umumnya tidak termasuk prioritas bantuan reguler

Selain bansos pangan dan BPNT, kelompok Desil 1 sampai Desil 5 juga biasanya mendapatkan bantuan kesehatan melalui program PBI JKN.

Program ini memberikan jaminan kesehatan gratis kepada masyarakat kurang mampu.

Bantuan Disalurkan Melalui Rekening KKS

Penyaluran bantuan tunai dilakukan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera.

Penerima dapat mengecek saldo melalui:

  • ATM bank penyalur
  • Agen bank
  • Mobile banking
  • Pendamping sosial

Pemerintah mengimbau penerima untuk rutin mengecek saldo rekening.

Hal ini untuk memastikan bantuan sudah masuk.

Mekanisme Reaktivasi BPJS bagi Penerima yang Dinonaktifkan

Selain bansos pangan dan BPNT, pemerintah juga memberikan solusi bagi masyarakat yang kepesertaan BPJS kesehatannya dinonaktifkan. Bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan mendesak, tersedia mekanisme reaktivasi.

Pengajuan dapat dilakukan melalui:

  • Kantor desa
  • Kelurahan
  • Pendamping sosial

Kondisi yang dapat diajukan reaktivasi meliputi:

  • Penyakit kronis
  • Kebutuhan operasi
  • Terapi cuci darah

Langkah ini bertujuan memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

Tujuan Penyaluran Bansos Jelang Ramadhan

Penyaluran bansos menjelang Ramadhan memiliki beberapa tujuan utama.

Di antaranya:

  • Membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan
  • Mengurangi beban ekonomi keluarga
  • Menjaga daya beli masyarakat
  • Mendukung kesejahteraan kelompok rentan

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas sosial dan ekonomi.

Kesimpulan

Menjelang Ramadhan 2026, pemerintah menyalurkan berbagai bantuan sosial tambahan, termasuk beras 20 kilogram, minyak goreng 4 liter, dan bantuan BPNT sebesar Rp600.000. Bantuan ini difokuskan pada masyarakat kategori Desil 1 sampai Desil 4 yang menjadi prioritas utama.

Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui rekening KKS, dan status pencairan dapat dipantau melalui sistem SIKS-NG. Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dan menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan sejahtera.