Himpasikom.id-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 kembali menjadi momen penentuan bagi ribuan calon mahasiswa yang menargetkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Namun, menjelang pendaftaran dibuka, muncul satu pertanyaan yang cukup sensitif dan sering memicu kebingungan: bagaimana dengan kalian yang sudah berstatus mahasiswa aktif?
Tidak sedikit mahasiswa yang saat ini masih duduk di bangku kuliah, baik di PTN maupun PTS, tetapi merasa jalur yang diambil sebelumnya belum sesuai harapan. Keinginan untuk “mengulang langkah” lewat UTBK SNBT pun muncul. Sayangnya, banyak yang ragu untuk mencoba karena khawatir terbentur aturan atau bahkan kehilangan hak ikut seleksi.
Padahal, status sebagai mahasiswa aktif tidak serta-merta menutup peluang mengikuti SNBT 2026. Yang menjadi penentu justru adalah riwayat seleksi sebelumnya, khususnya keterlibatan di jalur SNBP serta tahun kelulusan sekolah menengah. Tanpa memahami detail ini, risiko salah strategi sangat besar.
Untuk membantu kalian mengambil keputusan dengan aman dan terukur, artikel ini akan membahas secara lengkap aturan resmi SNPMB, siapa saja mahasiswa yang masih berhak mendaftar, batas kesempatan berdasarkan tahun lulus, hingga strategi realistis agar peluang lolos SNBT 2026 tetap terbuka.
Status Mahasiswa Aktif, Penghalang atau Masih Ada Peluang?
Banyak orang beranggapan bahwa status sebagai mahasiswa otomatis menutup kesempatan ikut SNBT. Faktanya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Mahasiswa aktif masih memiliki peluang mengikuti SNBT 2026, asalkan memenuhi syarat tertentu. Status kuliah bukan faktor utama penentu boleh atau tidaknya mendaftar, melainkan riwayat kelulusan seleksi sebelumnya.
Siapa Saja Mahasiswa yang Masih Boleh Ikut?
Mahasiswa aktif masih diperbolehkan mendaftar SNBT 2026 jika:
- Merupakan lulusan SMA/SMK sederajat tahun 2024 atau 2025
- Belum pernah dinyatakan lolos SNBP
- Memenuhi batas maksimal kesempatan berdasarkan tahun kelulusan
Dengan kata lain, mahasiswa yang sebelumnya lolos PTN melalui jalur SNBT atau jalur mandiri masih bisa mencoba kembali selama tidak melanggar aturan SNBP.
Garis Merah yang Tidak Boleh Dilanggar: Lolos SNBP = Gugur Hak SNBT
Di antara semua aturan SNBT, inilah ketentuan paling tegas dan mutlak.
Peserta yang pernah dinyatakan lolos melalui jalur SNBP, baik pada:
- Tahun 2024
- Tahun 2025
- Maupun SNBP 2026
tidak diperkenankan mengikuti SNBT, dalam kondisi apa pun.
Aturan ini diterapkan untuk menjaga keadilan dan pemerataan kesempatan bagi calon mahasiswa baru. Jadi, meskipun kalian sudah mengundurkan diri atau tidak mengambil kursi PTN hasil SNBP, hak ikut SNBT tetap gugur.
Tahun Kelulusan Menentukan Jumlah Kesempatan
SNBT bukan jalur yang bisa dicoba tanpa batas. Setiap peserta memiliki batas kesempatan yang ditentukan oleh tahun kelulusan.
Peluang Berdasarkan Tahun Lulus
- Lulusan 2024
→ SNBT 2026 adalah kesempatan terakhir - Lulusan 2025
→ Masih punya dua peluang: SNBT 2026 dan 2027 - Lulusan 2026
→ Masih memiliki kesempatan penuh di tahun-tahun berikutnya
Bagi mahasiswa aktif lulusan 2024, keputusan ikut SNBT 2026 menjadi sangat krusial karena tidak ada kesempatan ulang di tahun berikutnya.
Aturan SNBT 2026 yang Wajib Diketahui
Agar tidak salah strategi, berikut ringkasan aturan penting SNBT 2026 berdasarkan ketentuan resmi:
- Setiap peserta hanya boleh mengikuti UTBK satu kali dalam satu tahun
- Nilai UTBK hanya berlaku untuk SNBT di tahun yang sama
- Seleksi sepenuhnya berbasis nilai UTBK
- Program studi seni dan olahraga mewajibkan portofolio
- Peserta yang lolos SNBP otomatis gugur dari SNBT
Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung selama satu gelombang, yakni:
- 21 April – 30 April 2026
- Dua sesi ujian setiap hari
Syarat Administratif yang Sering Terlewat Peserta
Selain status kepesertaan, banyak calon peserta gagal bukan karena nilai, melainkan kelalaian administratif.
Persyaratan Umum SNBT 2026
Peserta wajib:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki akun SNPMB Siswa aktif
- Lulusan SMA/SMK/MA tahun 2024, 2025, atau 2026
- Peserta Paket C maksimal usia 25 tahun per 1 Juli 2026
Dokumen Tambahan yang Perlu Disiapkan
- Surat keterangan lulus (bagi yang belum memiliki ijazah)
- Ijazah penyetaraan (lulusan luar negeri)
- Portofolio (khusus prodi seni & olahraga)
- Surat pernyataan kesehatan
- Bukti pembayaran biaya UTBK
Kesalahan unggah dokumen atau data yang tidak sinkron sering menjadi penyebab peserta gagal lanjut ke tahap ujian.
Alur Pendaftaran UTBK-SNBT 2026: Jangan Sampai Salah Klik
Pendaftaran SNBT 2026 dilakukan 100% secara online melalui portal resmi SNPMB.
Tahapan Pendaftaran Singkat
- Login ke akun SNPMB Siswa
- Masuk menu pendaftaran UTBK-SNBT
- Lengkapi data diri dan unggah dokumen
- Pilih program studi tujuan
- Lakukan pembayaran biaya UTBK
- Cetak kartu peserta ujian
Kartu peserta wajib dibawa saat ujian sebagai syarat utama mengikuti UTBK.
Strategi Khusus untuk Mahasiswa Aktif yang Ikut SNBT
Mengikuti SNBT saat masih berstatus mahasiswa tentu berbeda dengan siswa kelas 12. Ada tantangan tambahan yang perlu diperhitungkan.
1. Manajemen Waktu yang Realistis
Kuliah dan persiapan UTBK berjalan bersamaan. Buat jadwal belajar yang konsisten tanpa mengorbankan kewajiban akademik.
2. Pertimbangkan Konsekuensi Jika Lolos
Jika diterima di PTN tujuan baru, kalian harus siap:
- Mengundurkan diri dari kampus lama
- Mengulang dari semester awal
- Mengurus administrasi pindah status
3. Pastikan Tidak Pernah Lolos SNBP
Satu kesalahan fatal adalah lupa riwayat SNBP. Pastikan status kalian benar-benar aman sebelum mendaftar.
Mahasiswa aktif masih bisa mengikuti SNBT 2026, selama memenuhi syarat dan tidak pernah lolos SNBP. Status kuliah bukan penghalang utama, justru tahun kelulusan dan riwayat seleksi sebelumnya yang menjadi penentu.
Dengan memahami aturan SNPMB, batas kesempatan, serta persyaratan administratif sejak awal, calon peserta dapat memanfaatkan peluang SNBT 2026 secara maksimal. Kunci keberhasilan bukan hanya nilai UTBK, tetapi juga ketelitian membaca aturan dan kesiapan mental dalam mengambil keputusan besar.
Bagi kalian yang masih ragu, satu hal pasti: SNBT 2026 bisa menjadi kesempatan terakhir atau justru batu loncatan menuju PTN impian semua tergantung strategi dan kesiapan kalian.











