Himpasikom.id-Kompetisi ski gaya bebas (freestyle skiing) di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 resmi mencapai puncaknya pada 21 Februari 2026. Ajang bergengsi yang berlangsung sejak 7 Februari ini menghadirkan persaingan ketat antar atlet terbaik dunia di Livigno Snow Park, salah satu arena paling modern di pegunungan Alpen Italia.
Sejumlah negara besar seperti China, Amerika Serikat, Norwegia, dan Kanada tampil dominan dengan meraih medali emas di berbagai nomor. Selain persaingan ketat, Olimpiade kali ini juga mencatat sejarah baru dengan hadirnya nomor debut serta munculnya atlet muda yang mengejutkan dunia.
Kompetisi ini semakin mempertegas posisi ski gaya bebas sebagai salah satu cabang olahraga paling dinamis dan kompetitif dalam Olimpiade Musim Dingin.
China Bersinar di Nomor Aerials dan Jadi Sorotan Dunia
China menjadi salah satu negara paling sukses di cabang ski gaya bebas tahun ini, terutama di nomor aerials. Atlet Wang Xindi berhasil meraih medali emas di nomor aerials putra setelah tampil konsisten dengan lompatan presisi tinggi di babak final.
Keberhasilan China semakin lengkap setelah Xu Mengtao juga meraih medali emas di nomor aerials putri. Penampilan keduanya menunjukkan kekuatan China dalam teknik dan konsistensi di nomor aerials.
Selain medali emas, atlet China lainnya juga berhasil meraih medali perunggu, memperkuat dominasi negara tersebut dalam cabang ini.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa China kini menjadi salah satu kekuatan utama dalam olahraga musim dingin, khususnya ski gaya bebas.
Amerika Serikat Raih Emas Penting dan Perkuat Posisi
Amerika Serikat juga mencatatkan prestasi penting melalui kemenangan di nomor freeski halfpipe putra. Atlet Alex Ferreira berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan skor tinggi di final.
Kemenangan ini menjadi pencapaian besar dalam kariernya dan memperkuat posisi Amerika Serikat sebagai salah satu negara unggulan di cabang ski gaya bebas.
Selain itu, atlet Amerika lainnya juga berhasil meraih medali di nomor moguls putri, menunjukkan kekuatan tim secara keseluruhan.
Keberhasilan ini menambah koleksi medali Amerika Serikat di Olimpiade Musim Dingin 2026.
Norwegia Tegaskan Dominasi di Nomor Slopestyle
Norwegia kembali menunjukkan kekuatan mereka di olahraga musim dingin. Atlet Birk Ruud berhasil meraih medali emas di nomor slopestyle putra setelah mengalahkan pesaing dari Amerika Serikat dan Selandia Baru.
Penampilan Ruud menjadi salah satu sorotan utama karena teknik dan kreativitasnya yang sangat mengesankan.
Norwegia memang dikenal sebagai salah satu negara dengan tradisi kuat dalam olahraga musim dingin, dan kemenangan ini memperkuat reputasi tersebut.
Kanada dan Atlet Dunia Hadirkan Persaingan Sengit di Big Air
Persaingan di nomor big air putri berlangsung sangat ketat. Atlet Kanada Megan Oldham berhasil meraih medali emas setelah menampilkan teknik lompatan yang mengesankan.
Sementara itu, atlet China Eileen Gu meraih medali perak setelah tampil kompetitif di final.
Kompetisi ini memperlihatkan betapa tingginya level persaingan di cabang ski gaya bebas, dengan selisih skor yang sangat tipis antar atlet.
Keberhasilan Kanada menambah daftar negara yang meraih medali emas di Olimpiade tahun ini.
Debut Dual Moguls Jadi Sejarah Baru Olimpiade
Salah satu momen paling bersejarah di Olimpiade Musim Dingin 2026 adalah debut nomor dual moguls. Nomor ini untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam sejarah Olimpiade.
Format dual moguls menggunakan sistem pertandingan langsung antar dua atlet. Mereka dinilai berdasarkan kecepatan, teknik, dan kualitas lompatan.
Atlet Kanada Mikaël Kingsbury berhasil meraih medali emas pertama dalam nomor ini, memperkuat statusnya sebagai legenda ski gaya bebas dunia.
Debut nomor ini membawa warna baru dalam kompetisi dan meningkatkan daya tarik cabang ski gaya bebas.
Jerman Cetak Sejarah di Nomor Ski Cross Putri
Atlet Jerman Daniela Maier mencatatkan sejarah baru dengan meraih medali emas di nomor ski cross putri. Ini menjadi medali emas pertama Jerman dalam nomor tersebut sepanjang sejarah Olimpiade Musim Dingin.
Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi Jerman dan menunjukkan perkembangan olahraga musim dingin di negara tersebut.
Kemenangan ini juga menjadi salah satu kejutan terbesar di Olimpiade tahun ini.
Livigno Snow Park Jadi Pusat Perhatian Dunia
Livigno Snow Park menjadi lokasi utama pertandingan ski gaya bebas di Olimpiade 2026. Arena ini dikenal memiliki fasilitas modern dan lintasan berkualitas tinggi.
Kondisi cuaca ekstrem dan suhu dingin menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kualitas kompetisi yang berlangsung.
Arena ini berhasil menjadi panggung bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Munculnya Atlet Baru Jadi Harapan Masa Depan
Selain dominasi atlet berpengalaman, Olimpiade 2026 juga menghadirkan atlet muda berbakat yang menunjukkan potensi besar.
Beberapa atlet muda berhasil meraih medali dan tampil mengejutkan, menandai munculnya generasi baru dalam ski gaya bebas.
Hal ini menunjukkan bahwa cabang olahraga ini akan terus berkembang dan semakin kompetitif di masa depan.
Ski Gaya Bebas Jadi Cabang Paling Menarik di Olimpiade 2026
Kompetisi ski gaya bebas di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 menghadirkan berbagai momen bersejarah. Dominasi China di nomor aerials, kemenangan Amerika Serikat di halfpipe, serta keberhasilan Norwegia dan Kanada menunjukkan persaingan global yang sangat ketat.
Debut nomor dual moguls juga menjadi tonggak penting dalam perkembangan cabang ini.
Dengan munculnya atlet baru dan meningkatnya kualitas kompetisi, ski gaya bebas diperkirakan akan menjadi salah satu cabang olahraga paling populer di Olimpiade Musim Dingin mendatang.












